Padahal, bencana besar seringkali bukan datang dari serangan luar yang kejam, melainkan dari pembusukan di dalam yang kita biarkan karena kita merasa hal itu terlalu “rendah” untuk diperhatikan.
Esai
Pertobatan Ekologis
Karena itu, pertobatan ekologis menjadi semakin relevan mengingat persoalan banjir dan longsor belakangan ini sebagai akibat pengingkaran atau penyangkalan terhadap eksistensi dan signifikansi bumi dan alam. Ini tidak terbatas pada terjadinya bencana alam berupa tanah longsor, banjir, dan mungkin kedepan muncul prahara kekeringan.
Esensi Banjir
Seluruh aktivitas nyaris mati gaya, dan warga yang tajir melintir maupun yang melarat “keciprat,” merasakan derita yang sama; tak berdaya seraya berdoa dan berharap hujan segera
Menyoal Moralitas Demokrasi
Kita juga perlu mengatasi “Viral Culture” dalam politik, sebab krisis moral demokrasi juga disebabkan oleh budaya politik yang hanya mengejar viralitas, bukan substansi.
Folder untuk Semua: Menata Wisata dan UMKM Tanpa Monopoli
Folder harus mencerminkan semangat kolaborasi, bukan kompetisi tidak sehat. UMKM besar maupun UMKM pemula harus memiliki kesempatan yang sama untuk tampil. Jika ruang hanya diberikan kepada mereka yang “punya akses”, maka folder tidak lagi menjadi ruang publik melainkan ruang komersial milik sekelompok orang.
Folder untuk Wisata dan UMKM: Potensi Baru PAD Kota Bekasi
Pemanfaatan folder sebagai ruang wisata, olahraga, dan UMKM memiliki banyak peluang, namun juga memiliki risiko. Karena itu, setiap langkah harus disusun melalui kajian detail: keamanan, ketertiban, dampak lingkungan, manajemen keramaian, hingga regulasi pemanfaatan UMKM agar tidak hanya menguntungkan kelompok tertentu.
Menjemput Kembali Kejayaan Padi dan Gula Jawa
“Pohon kelapa yang disadap buahnya sedikit, sementara kini buah kelapa melimpah karena sudah jarang yang menderes.”
Kota Bekasi Butuh Solusi Drainase Jangka Panjang, Bukan Sekadar Penanganan Darurat!
“Kota Bekasi membutuhkan peta jalan pembenahan drainase yang jelas, mulai dari pemetaan titik rawan, perencanaan anggaran, pelaksanaan proyek, hingga pengawasan berkala.”
Syahdunya Khataman Jamaah di Masjid Agung
“Ini sudah rutin. Dan jamaah sangat senang dengan kebersamaan jamaah di sini,” kata H. Furqon, sesepuh jamaah masjid.
