Peristiwa

Wali Kota Bekasi Fokus Pemulihan Korban Kekerasan Seksual di Jatiasih

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyoroti pentingnya penanganan pasca-kejadian dalam kasus kekerasan seksual terhadap anak berusia 3 tahun di Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih. Ia menegaskan bahwa kondisi korban saat ini membutuhkan perhatian serius, khususnya dalam aspek pemulihan psikologis.

Menurut Tri, pemerintah daerah akan memprioritaskan rehabilitasi mental korban melalui pendampingan intensif, tidak hanya kepada korban, tetapi juga kepada orang tua dan keluarga secara menyeluruh.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Saya lebih concern pada penanganan pascanya. Rehabilitasi psikologis harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk pendampingan kepada ibu dan keluarga korban,” ujar Tri dikutip Bekasiguide.com, Rabu 22 April 2026.

Ia juga menilai kasus ini tidak bisa dilepaskan dari persoalan sosial yang lebih luas, seperti kemiskinan ekstrem dan kondisi tempat tinggal yang tidak layak. Menurutnya, faktor lingkungan turut berperan dalam meningkatkan kerentanan terjadinya kekerasan.

“Edukasi kepada masyarakat penting, termasuk soal pemisahan ruang tidur dalam satu rumah sebagai langkah pencegahan,” tambahnya.

Ke depan, Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk melakukan perbaikan, baik dalam hal pemulihan korban maupun pembenahan lingkungan permukiman yang dinilai tidak layak. Tri menyebut persoalan ini sebagai fenomena “gunung es” yang kemungkinan telah berlangsung lama dan perlu ditangani secara komprehensif.

Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Exit mobile version