Peristiwa

Sepanjang 2025, 8 Ribu Paspor Telah Diterbitkan Imigrasi Bekasi

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi, Anggi Wicaksono

Sebanyak 8.837 paspor diterbitkan kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi sepanjang tahun 2025. Jumlah tersebut menjadikan Kantor Imigrasi menyandang status penerbit paspor terbanyak ketiga di Indonesia.

“Ya, jadi di kantor imigrasi Bekasi itu itu rupanya penerbit paspor dari Januari sampai Agustus 2025 kantor imigrasi Bekasi termasuk nomor tiga nomor urut tiga penerbit paspor untuk PMI di Indonesia. Jumlah penerbitan paspornya dari Januari sampai Agustus itu 8.837 paspor,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi Anggi Wicaksono.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Anggi menyatakan, upaya-upaya yang dilakukan untuk memudahkan pemohon paspor juga telah dilakukan. Diantaranya membuka layanan Eazy Pasport atau jemput bola untuk memudahkan masyarakat mendapatkan layanan keimigrasian.

“Itu kami laksanakan juga dengan upaya-upaya seperti halnya pelayanan paspor jemput bola, kita kenal namanya eazy passport, jadi kita punya program eazy passport dimana dari masyarakat bisa mengajukan, kalau misalnya terkumpul sejumlah orang di warganya, atau sejumlah orang di kantornya, di kantor imigrasi Bekasi, dapat kita selenggarakan easy passport,” jelasnya.

Ia menjelaskan, kuota maksimal untuk mendapatkan layanan eazy pasport adalah 50 orang. Jika sudah terkumpul 50 orang, pihak Imigrasi akan langsung memberikan layanan Eazy Pasport.

“Kalau terkumpul 50, misalnya di satu titik ajukan permohonan ke imigrasi. Imigrasi akan jalan kesana khusus 50 pax pemohon gitu,” tutupnya.

Peristiwa

“Kami dapat laporan dari warga bahwasannya terjadi peristiwa pembunuhan suami istri. Untuk korban laki-laki meninggal dunia, sedangkan korban perempuan masih kritis di rumah sakit. Kita doakan yang terbaik untuk keluarga korban,” ujar Andi dikutip Bekasiguide.com, Senin 2 Maret 2026.

Peristiwa

“Intinya kejadian tersebut memang benar adanya. Kami mohon maaf kepada seluruh konsumen karena memang terjadi campuran air pada bahan bakar. Dari pihak SPBU kami sudah bertanggung jawab dan seluruh kendaraan terdampak sudah kami tangani,” ujar Ragil dikutip Bekasiguide.com, Minggu 1 Maret 2026.

Exit mobile version