Metropolitan

Kali Bekasi Tercemar Berat, Air Baku PDAM Dialihkan ke SPAM Jatiluhur 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Kiswatiningsih, memberikan keterangan kepada awak media saat meninjau kondisi Kali Bekasi.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi menyatakan kondisi Kali Bekasi hingga kini masih mengalami pencemaran berat. Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kota Bekasi mengambil langkah dengan mencari sumber air baku alternatif bagi Perumda Tirta Patriot melalui pasokan dari SPAM Jatiluhur.

Kepala Dinas LH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengatakan hasil uji laboratorium menunjukkan sejumlah parameter kualitas air Kali Bekasi melampaui baku mutu sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Hasil uji laboratorium menunjukkan beberapa parameter melebihi baku mutu, di antaranya BOD, COD, DO, nitrat, klorin, nikel, seng, tembaga, serta bakteri fekal,” ujar Kiswatiningsih dikutip Bekasiguidecom, Kamis 6 Agustus 2026.

Menurutnya, kondisi pencemaran saat ini menjadi ancaman karena Kali Bekasi merupakan sumber air baku bagi Perumda Tirta Patriot.

“Yang bahaya adalah karena air Kali Bekasi sebagai air baku PDAM milik Kota Bekasi. Itu yang bahaya,” ucapnya.

Untuk mengantisipasi dampak terhadap pelayanan air bersih, Pemerintah Kota Bekasi mengambil langkah dengan tidak bergantung sepenuhnya pada air baku dari Kali Bekasi.

“Pak Wali Kota mengambil terobosan untuk mendapatkan tambahan pasokan air, tidak hanya mengandalkan Kali Bekasi karena kondisinya sedang cemar berat,” jelasnya.

Kiswatiningsih menyebut, berdasarkan informasi yang diterimanya, Pemkot Bekasi telah bekerja sama dengan SPAM Jatiluhur guna menyediakan pasokan air baku alternatif bagi PDAM Kota Bekasi.

“Sepengetahuan saya, saya dari media ya memantau dari media sosialnya Pak Wali Kota Pak Wali Kota bekerjasama dengan SPAM Jatiluhur untuk menyediakan air baku, pasokan air baku PDAM milik Kota Bekasi,” tutupnya.

 

Exit mobile version