Metropolitan

Pemkot Bekasi Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis yang Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menggelar doa bersama untuk mendoakan para jurnalis yang hilang saat menjalankan tugas peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau.

Doa bersama tersebut menjadi bentuk empati Pemkot Bekasi terhadap para jurnalis yang hingga kini masih dalam proses pencarian.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, jurnalis merupakan salah satu garda terdepan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, termasuk dalam mengawal berbagai kebijakan pemerintah.

“Ya, hari ini tentu bagian daripada empati kita semua. Bagaimanapun juga, jurnalis menjadi garda terdepan, termasuk pada saat pemerintah mengambil keputusan,” kata Tri dikutip Bekasiguide.com, Senin 14 September 2026.

Menurutnya, keberadaan jurnalis memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang aktual, tajam, dan terpercaya kepada masyarakat.

Ia berharap para jurnalis yang hilang dapat segera ditemukan dan diselamatkan. Wali Kota juga menyampaikan doa bagi keluarga yang tengah menunggu kabar dengan harap-harap cemas.

“Jurnalis mendapatkan informasi yang aktual, tajam, terpercaya. Ini juga bagian dari upaya kita semua untuk sama-sama mendoakan agar para jurnalis segera dapat diselamatkan dan ditemukan,” jelasnya.

Ia turut mendoakan agar orang tua, keluarga, serta kerabat para jurnalis yang hilang diberikan keikhlasan dan kekuatan selama menunggu proses pencarian.

“Tentu orang tua dan handai tolan yang menunggu dengan harap-harap cemas juga diberikan keikhlasan dan kekuatan,” pungkasnya.

Sebelumnya, dikabarkan lima orang jurnalis diantaranya M. Bagus Khoirunnas (28), jurnalis ANTARA; Ari Basuki (52), jurnalis Merdeka; Yudhis (43), jurnalis iNews; Daus (42), jurnalis Anadolu; dan Donal (51), pekerja lepas hilang saat hendak meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

Kabar terkini, tim SAR Gabungan baru menemukan salah satu pelampung yang diduga merupakan milik salah satu korban mengambang di atas air.

 

Metropolitan

“Melalui Operasi Patuh Jaya 2026 ini, kami mengedepankan pendekatan yang humanis dan edukatif kepada masyarakat. Penegakan hukum bukan semata-mata untuk memberikan sanksi, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan tertib dalam berlalu lintas. Kami berharap melalui operasi ini, angka pelanggaran dan risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Bekasi dapat ditekan,” ujar Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 29 Oktober 2026.

Metropolitan

“Disdukcapil Kota Bekasi menjadi satu-satunya OPD yang berhasil menempatkan dua ASN sebagai finalis lima besar di dua kategori berbeda. Ini menjadi bukti bahwa pembangunan karakter dan kualitas SDM yang kami lakukan mampu melahirkan aparatur yang layak mendapatkan apresiasi,” ujar Taufiq dikutip bekasiguide.com, Rabu 28 Oktober 2026.

Exit mobile version