Peristiwa

Pabrik Tekstil di Cikarang Kebakaran, 7 Unit Pemadam Dikerahkan

Asap hitam mengepul di sekitar lokasi Pabrik Tekstil di Jababeka Yang Mengalami Kebakaran

Peristiwa kebakaran melanda pabrik tekstil yang berada di Kawasan Jababeka, Desa Harja Mekar, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi pada Selasa 25 November 2025 pukul 00.58 WIB.

Kebakaran ini menghanguskan area gudang produksi seluas 1000 meter yang menjadi lokasi tempat penyimpanan bahan-bahan tekstil di pabrik tersebut.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya mengatakan, petugas pemadam kebakaran telah mengerahkan tujuh unit mobil pemadam untuk mengendalikan si jago merah yang melalap bangunan pabrik tersebut.

“Kami meluncur kurang lebih hampir 7 unit dengan rincian 3 dari Cibitung atau Mako, kemudian juga dari pos Cikarang Selatan, pos Pemda, pos Pilar, dan pos Wibawa Mukti. Kemudian juga kami dibantu oleh dari Cikarang Listrikindo dan juga tentunya dari Jababeka ya,” kata Adeng dikutip Bekasiguide.com, Selasa 25 November 2025.

Adeng menyatakan bahwa situasi terkini api yang membakar pabrik tersebut sudah bisa dikendalikan. Meskipun begitu, upaya pendinginan masih terus dilakukan.

“Sampai saat ini penanganan masih terus dilakukan, karena saya tadi lihat ke dalam bahwa memang masih banyak bahan-bahan tekstil yang masih terbakar. Dan kita terus melakukan pendinginan dengan cara terus menyiram dengan mobil 7 unit sehingga api tidak terlihat lagi lah,” jelasnya.

Meski demikian, Adeng mengaku belum bisa mengetahui penyebab pasti kebakaran pabrik tersebut. Menurut dia, hal itu merupakan ranah perusahaan yang berhak menjelaskan.

“Api belum dapat kami pastikan ya darimananya,” tutupnya.

Peristiwa

“Kami dapat laporan dari warga bahwasannya terjadi peristiwa pembunuhan suami istri. Untuk korban laki-laki meninggal dunia, sedangkan korban perempuan masih kritis di rumah sakit. Kita doakan yang terbaik untuk keluarga korban,” ujar Andi dikutip Bekasiguide.com, Senin 2 Maret 2026.

Peristiwa

“Intinya kejadian tersebut memang benar adanya. Kami mohon maaf kepada seluruh konsumen karena memang terjadi campuran air pada bahan bakar. Dari pihak SPBU kami sudah bertanggung jawab dan seluruh kendaraan terdampak sudah kami tangani,” ujar Ragil dikutip Bekasiguide.com, Minggu 1 Maret 2026.

Exit mobile version