Berita

PLN Cikarang Luncukran Program “Energi Merdeka, Anak Indonesia Sehat” untuk Dukung Penurunan Stunting di Kabupaten Bekasi

Menyambut semangat kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikarang menggelar kegiatan yang memadukan nilai spiritual dan kepedulian sosial melalui peluncuran program kolaboratif bertajuk “Energi Merdeka, Anak Indonesia Sehat”. Program ini menghadirkan bantuan asupan gizi kepada anak-anak sebagai upaya nyata menekan angka stunting, khususnya di Kabupaten Bekasi.

Kegiatan diawali dengan khataman Al-Qur’an secara kolektif yang diikuti seluruh pegawai PLN UP3 Cikarang, menjadi simbol doa bersama untuk keberkahan dan kelancaran dalam bekerja serta memberi manfaat bagi sesama.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Bekerja sama dengan YBM PLN Cikarang dan Yayasan Daarut Tauhiid, kegiatan yang diinisiasi oleh Srikandi PLN Cikarang, untuk mendukung terwujudnya generasi sehat dan kuat sebagai fondasi masa depan bangsa. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), sekitar 2.900 balita atau 25% dari total 245.000 balita di Kabupaten Bekasi terindikasi stunting. Di Desa Sukamahi wilayah sekitar kantor PLN Cikarang terdapat 209 anak yang masuk kategori tersebut.

Manager PLN UP3 Cikarang, Wiedhyarno Arief Wicaksono, menegaskan pentingnya menyeimbangkan pekerjaan, ibadah, dan kontribusi sosial.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata bahwa kami di PLN Cikarang tidak hanya fokus pada operasional kelistrikan, tetapi juga peduli terhadap kondisi sosial masyarakat. Momen ini mengingatkan kita untuk menyiapkan bekal akhirat sambil memberikan manfaat nyata bagi sesama,” ujarnya dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Kamis, 07 Agustus 2025.

Ketua Srikandi PLN Cikarang, Aprilia Susanti menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepeduliasn terhada kondisi stunting yang menjadi masalah serius saat ini, harapannya langkah ini dapat membantu menekan angka stunting demi terwujudnya generasi merdeka yang lebih sehat.

Melalui program ini, YBM PLN Cikarang memberikan bantuan asupan gizi kepada 20 anak selama tiga bulan, disertai pemantauan rutin untuk memastikan perbaikan status gizi. Harapannya, langkah ini memberikan dampak nyata dalam menurunkan angka stunting di wilayah tersebut.

Haryuda selaku penanggung jawab program dari Yayasan Daarut Tauhiid menyampaikan apresiasi terhadap berbagai kegiatan PLN Cikarang.

“Patut dicontoh, PLN Cikarang adalah salah satu perusahaan yang konsisten menebar kebaikan, tidak hanya di internal pegawai tetapi juga kepada masyarakat luas. Semoga PLN Cikarang semakin maju, berjaya, dan terus semangat dalam beribadah serta bersedekah,” tuturnya.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo, menambahkan bahwa YBM PLN merupakan lembaga yang mengelola zakat pegawai PLN untuk disalurkan kepada yang membutuhkan.

“Ini adalah wujud kepedulian sosial PLN, kami hadir bukan hanya untuk menyalurkan listrik yang andal, tetapi juga menyalurkan energi kebaikan. Melalui YBM PLN, zakat yang dikumpulkan dari pegawai disalurkan untuk membantu sesama dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkap Sugeng.

Dengan kolaborasi ini, PLN Cikarang berharap dapat menghadirkan energi yang tidak hanya mengalirkan listrik, tetapi juga membangkitkan harapan dan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.

Berita

“Selama bulan September ini, sekurang-kurangnya KSPI di tingkat nasional tidak merencanakan aksi. Tetapi di beberapa daerah kemungkinan tetap ada penyampaian aspirasi terkait Upah Minimum 2027 dan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan,” ujar Said dikutip Bekasiguide.com, Jumat 11 September 2026.

Berita

“Melalui Light Up The Dream, kami ingin listrik tidak hanya hadir sebagai layanan, tetapi juga membawa manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kami berharap sambungan listrik mandiri ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi Ibu Tarmi beserta keluarga, sekaligus memudahkan berbagai aktivitas sehari-hari di rumah. Semoga hadirnya listrik ini dapat menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga,” ujar Firman dikutip bekasiguide.com, Jumat 11 September 2026.

Berita

“Harapan kita ini kemudian bisa mencairkan hal-hal yang saat ini memang sedang diperjuangkan oleh teman-teman buruh dalam revisi Undang-Undang Cipta Kerja yang harus diketuk pada tanggal 30 Oktober nanti harus sudah tuntas,” kata Sigit dikutip Bekasiguide.com, Jumat 11 September 2026.

Exit mobile version