Berita

The Jakmania Menuju GBK, Polres Metro Bekasi Kota Siagakan 934 Personel di 47 Titik

Polres Metro Bekasi Kota mengawal keberangkatan suporter Persija Jakarta menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (12/9/2026), untuk menyaksikan laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung.

Sebanyak 934 personel gabungan TNI, Polri, Dishub, dan Satpol PP disiagakan di 47 titik pengamanan. Pengamanan mencakup titik kumpul, stasiun, terminal, gerbang tol, JPO, wilayah perbatasan hingga jalur menuju Jakarta, serta diperkuat patroli bergerak di jalan tol dan arteri.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Dari pukul 10.00 hingga 13.30 WIB, sebanyak 913 suporter diberangkatkan secara bertahap menggunakan bus dan sepeda motor dari 12 titik kumpul di Kota Bekasi.

Petugas berkoordinasi dengan koordinator lapangan dan pengemudi untuk mengatur pergerakan rombongan, menjaga arus lalu lintas, serta mengantisipasi kendala selama perjalanan.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan pengamanan disiapkan secara menyeluruh, mulai dari pemetaan lokasi hingga pendampingan rombongan menuju Jakarta.

“Pertandingan besar membutuhkan pengelolaan yang cermat. Kami memastikan setiap tahapan tertata agar antusiasme suporter tetap berjalan seiring dengan kelancaran aktivitas masyarakat,” kata Putu dikutip bekasiguide.com, Sabtu 12 September 2026.

Hingga pukul 13.30 WIB, seluruh rangkaian keberangkatan berlangsung aman dan kondusif. Suporter juga diimbau menjaga ketertiban, menghormati sesama, serta memastikan keselamatan saat perjalanan pulang.

“Pertemuan Persija dan Persib di GBK setelah tujuh tahun menjadi momentum penting. Ini kesempatan bagi Persija dan The Jakmania membuktikan diri sebagai tuan rumah yang baik, menjaga ketertiban dan menunjukkan sportivitas,” pungkasnya.

Berita

“PUSPAGA dan UPTD PPA akan terus mengawal dan mendampingi korban, terutama kebutuhan psikologi selama proses hukum ini berlanjut. Selain itu, kami juga membuka diri seluas-luasnya bagi para santri atau murid lain yang mungkin bukan merupakan korban langsung, namun turut merasakan dampak psikologis, trauma, atau kecemasan akibat kasus ini. Pendampingan psikososial juga kami sediakan agar mereka dapat kembali merasa aman dan tenang” tegas Resa dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Senin 12 Oktober 2026.

Exit mobile version