Berita

BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program Pemberdayaan Ahli Waris di Bekasi Mulai Bulan Depan 

Wakil Kepala Wilayah Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, Fitriana Sripuji Rahayu, menjelaskan Program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga (PEKA) yang akan mulai dilaksanakan di Bekasi bulan depan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Barat akan memperluas pelaksanaan Program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga (PEKA) ke wilayah Bekasi mulai bulan depan. Program tersebut ditujukan untuk membantu ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan agar tetap mandiri secara ekonomi setelah menerima santunan.

Wakil Kepala Wilayah Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, Fitriana Sripuji Rahayu, mengatakan program PEKA merupakan upaya lanjutan setelah penyaluran manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan. Ahli waris tidak hanya menerima santunan, tetapi juga dibekali keterampilan sesuai minat dan potensi daerah masing-masing.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Tujuannya agar masyarakat terlindungi. Ketika terjadi risiko kecelakaan kerja atau meninggal dunia, keluarga peserta tidak sampai jatuh ke jurang kemiskinan. Melalui program ini, ahli waris diharapkan dapat mandiri secara ekonomi,” ujar Fitriana dikutip Bekasiguide.com, Rabu 29 Juli 2026.

Menurutnya, BPJS Ketenagakerjaan menggandeng berbagai pihak, seperti perbankan dan Balai Latihan Kerja (BLK), untuk menyelenggarakan pelatihan keterampilan. Modal usaha pada dasarnya telah dimiliki ahli waris melalui santunan yang diterima, sementara pelatihan difokuskan untuk meningkatkan kemampuan berwirausaha.

Jenis pelatihan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masing-masing daerah. Di Sumedang, misalnya, peserta mendapatkan pelatihan barista dan pengolahan hasil pertanian. Sementara di Tasikmalaya tersedia pelatihan menjahit dan bordir, di Depok pelatihan kewirausahaan, serta berbagai pelatihan vokasi lainnya seperti servis AC, kelistrikan, operator forklift, hingga servis telepon seluler.

Fitriana mengungkapkan, program PEKA di Jawa Barat baru dimulai sekitar satu bulan lalu dan telah diikuti hampir 200 ahli waris. Setelah menjangkau sejumlah daerah, program tersebut dijadwalkan mulai hadir di Bekasi pada bulan depan.

“Kalau untuk Bekasi, setelah ini. Kemungkinan mulai bulan depan,” katanya.

Ia menambahkan, peserta pelatihan tidak terbatas pada pasangan yang menjadi ahli waris. Anak ahli waris juga dapat mengikuti pelatihan apabila dinilai lebih siap untuk mengembangkan keterampilan dan membangun usaha.

Melalui program PEKA, BPJS Ketenagakerjaan berharap keluarga peserta yang kehilangan pencari nafkah utama tetap memiliki kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan melalui kemandirian ekonomi.

 

Berita

“Selama bulan September ini, sekurang-kurangnya KSPI di tingkat nasional tidak merencanakan aksi. Tetapi di beberapa daerah kemungkinan tetap ada penyampaian aspirasi terkait Upah Minimum 2027 dan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan,” ujar Said dikutip Bekasiguide.com, Jumat 11 September 2026.

Berita

“Melalui Light Up The Dream, kami ingin listrik tidak hanya hadir sebagai layanan, tetapi juga membawa manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kami berharap sambungan listrik mandiri ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi Ibu Tarmi beserta keluarga, sekaligus memudahkan berbagai aktivitas sehari-hari di rumah. Semoga hadirnya listrik ini dapat menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga,” ujar Firman dikutip bekasiguide.com, Jumat 11 September 2026.

Berita

“Harapan kita ini kemudian bisa mencairkan hal-hal yang saat ini memang sedang diperjuangkan oleh teman-teman buruh dalam revisi Undang-Undang Cipta Kerja yang harus diketuk pada tanggal 30 Oktober nanti harus sudah tuntas,” kata Sigit dikutip Bekasiguide.com, Jumat 11 September 2026.

Exit mobile version