Peristiwa

Penertiban 72 Bangunan Liar di Jalan Nonon Sonthanie, Bekasi Timur untuk Proyek Infrastruktur

Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Tata Ruang (Distaru) menertibkan puluhan bangunan liar yang berdiri di atas lahan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II di kawasan Jalan Nonon Sonthanie, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Penertiban ini dilakukan sebagai bagian dari percepatan pembangunan jalan dan sistem drainase di lokasi tersebut.

Kepala Distaru Kota Bekasi, Arief Maulana, menyampaikan bahwa area yang ditertibkan memiliki panjang sekitar satu kilometer. Ia juga mengapresiasi warga yang telah lebih dulu membongkar bangunannya secara mandiri sebelum proses penertiban dilakukan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Sebagian warga sudah membongkar sendiri. Hari ini kami fokus menyelesaikan sekitar 72 bangunan permanen yang masih berdiri di sepanjang kurang lebih 650 meter,” ujar Arief dikutip Bekasiguide.com, Rabu 22 April 2026.

Ia menjelaskan, bangunan tanpa izin tersebut berada di wilayah RT 03, 05, 06, dan RT 010 yang termasuk dalam RW 02, Kelurahan Bekasi Jaya. Proses penertiban ditargetkan selesai dalam waktu dua hari sesuai arahan pemerintah daerah.

“Penertiban ini berdasarkan instruksi Wali Kota Bekasi. Setelah area bersih, akan dilanjutkan pembangunan jalan serta drainase untuk mendukung proyek Jalan Nonon Sonthanie,” jelasnya.

Arief menegaskan, bangunan yang ditertibkan tidak memiliki dasar kepemilikan yang sah. Lahan yang ditempati merupakan aset milik PJT II, sehingga pemerintah berwenang melakukan penertiban demi kepentingan umum.

“Tidak ada bukti kepemilikan seperti SHM. Lahan ini merupakan milik PJT II,” tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa proses penertiban telah melalui tahapan sesuai aturan, termasuk pemberian peringatan kepada warga. Meski sempat ada permintaan penundaan hingga setelah Lebaran, pemerintah tetap melanjutkan langkah tersebut sesuai jadwal.

“Semua prosedur sudah dijalankan. Kami tetap menjalankan instruksi pimpinan agar pembangunan dapat berjalan lancar,” tutup Arief.

Penulis: SalmaEditor: Bams
Exit mobile version