Peristiwa

Langgar Standar, 1.780 SPPG Disetop Sementara oleh BGN

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia, Dadan Hindayana menghentikan sementara 1.780 SPPG yang tidak memenuhi standar dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah tegas ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas program yang menyasar jutaan penerima manfaat, mulai dari anak sekolah hingga ibu hamil dan menyusui.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Yang tidak memenuhi standar kita hentikan sementara. Ini bagian dari perbaikan agar program berjalan sesuai ketentuan,” ujar Dadan dikutip Bekasiguide.com, Selasa 21 April 2026.

Ia menjelaskan, penghentian dilakukan secara dinamis, terutama bagi SPPG yang belum memenuhi persyaratan administratif maupun teknis, seperti belum memiliki izin operasional atau belum terdaftar dalam sistem yang ditetapkan.

“Kalau belum punya izin atau belum terdaftar, kita hentikan dulu sampai semuanya lengkap. Ini untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga,” tegasnya.

Selain itu, BGN juga terus memperkuat sistem pengawasan internal. Struktur pengawasan telah berjalan secara organik, mulai dari bidang investigasi, komunikasi publik, hingga inspektorat yang menangani persoalan lebih rinci di lapangan.

Pengawasan ini dilakukan secara berkelanjutan seiring dengan skala program yang terus berkembang. Pemerintah menargetkan program MBG dapat menjangkau puluhan juta penerima manfaat secara bertahap.

Di sisi lain, pelaksanaan program juga disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Jika terdapat penerima yang tidak ingin mengikuti program, maka layanan akan difokuskan kepada mereka yang действительно membutuhkan.

“Program ini fleksibel, disesuaikan dengan kondisi di lapangan agar tepat sasaran,” jelasnya.

BGN juga memastikan evaluasi akan terus dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas program. Perbaikan dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi distribusi, pengawasan, hingga pemenuhan standar operasional di setiap SPPG.

Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Exit mobile version