Berita

PLN UP3 Bekasi Perkuat Komitmen Budaya K3 di Seluruh Unit Melalui Pelaksanaan Safety Alignment with Leader

PLN Unit Pelayanan Pelanggan (UP3) Bekasi menyelenggarakan kegiatan Safety Alignment with Leader, sebuah agenda penting yang diikuti oleh manajemen, team leader, pegawai, hingga mitra kerja di seluruh unit. Acara ini menjadi momentum bagi PLN UP3 Bekasi untuk menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional.

Pelaksanaan kegiatan terintegrasi secara serentak di seluruh wilayah kerja PLN UID Jawa Barat. Acara berlangsung secara hybrid; offline di halaman kantor UP3 Bekasi dan seluruh unit lain turut bergabung online melalui platform Zoom, sehingga semangat kebersamaan dalam membangun budaya safety dapat dirasakan secara menyeluruh.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan 10 PLN Life Saving Rules dan 5 Langkah Menuju Selamat, yang menjadi pedoman mutlak dalam setiap pelaksanaan pekerjaan. Seusai kemudian dilanjutkan dengan pemaparan rencana pekerjaan mendatang serta sesi Risk Awareness/Job Safety Analysis (JSA) yang mendalam. Sesi JSA ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan menyusun langkah pengendalian sebelum pekerjaan dimulai, sehingga meminimalisir risiko kecelakaan kerja.

Manajer UP3 Bekasi, Firman Sadikin menyampaikan bahwa kegiatan ini semakin menguatkan komitmen seluruh insan PLN dalam menjaga keselamatan kerja.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa setiap detail pekerjaan memiliki risiko. Dengan disiplin menjalankan aturan dan konsisten mengutamakan keselamatan, kita dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman sekaligus mendukung keandalan pasokan listrik bagi masyarakat,” ujar Firman dalam keterangannya pada Kamis, 09 Oktober 2025.

Sementara itu General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, yang hadir secara virtual menyampaikan arahan strategis ; “Keselamatan adalah fondasi dari segala keandalan dan kinerja kita. Acara Safety Alignment dengan Leader ini adalah langkah konkret untuk memastikan bahwa pesan dan tanggung jawab keselamatan dari manajemen puncak sampai ke mitra kerja di lapangan tersampaikan dengan jelas dan tanpa distorsi. Sinergi dan kewaspadaan kolektif ini akan menjadi benteng kita dalam mencapai target Zero Accident,” harapnya.

“Tidak ada yang lebih penting dari jiwa manusia. Oleh karena itu, setiap pekerjaan harus selalu mengedepankan keselamatan. Budaya safety bukan hanya aturan, tetapi sebuah komitmen bersama untuk memastikan kita semua kembali pulang dengan selamat,” imbuh Sugeng.

Sebagai penutup, acara dilanjutkan dengan pengecekan alat pelindung diri (APD) dan peralatan kerja, doa bersama, serta yel-yel semangat safety yang menggema di seluruh unit.

Dengan adanya kegiatan ini, seluruh pegawai dan mitra kerja PLN UP3 Bekasi bersama jajaran PLN UID Jawa Barat semakin meneguhkan komitmen untuk bekerja dengan disiplin, penuh tanggung jawab, serta selalu mengutamakan keselamatan.

Budaya safety yang konsisten diyakini akan menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, produktif, sekaligus mendukung pelayanan ketenagalistrikan yang andal, berkelanjutan, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Berita

“Selama bulan September ini, sekurang-kurangnya KSPI di tingkat nasional tidak merencanakan aksi. Tetapi di beberapa daerah kemungkinan tetap ada penyampaian aspirasi terkait Upah Minimum 2027 dan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan,” ujar Said dikutip Bekasiguide.com, Jumat 11 September 2026.

Berita

“Melalui Light Up The Dream, kami ingin listrik tidak hanya hadir sebagai layanan, tetapi juga membawa manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kami berharap sambungan listrik mandiri ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi Ibu Tarmi beserta keluarga, sekaligus memudahkan berbagai aktivitas sehari-hari di rumah. Semoga hadirnya listrik ini dapat menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga,” ujar Firman dikutip bekasiguide.com, Jumat 11 September 2026.

Berita

“Harapan kita ini kemudian bisa mencairkan hal-hal yang saat ini memang sedang diperjuangkan oleh teman-teman buruh dalam revisi Undang-Undang Cipta Kerja yang harus diketuk pada tanggal 30 Oktober nanti harus sudah tuntas,” kata Sigit dikutip Bekasiguide.com, Jumat 11 September 2026.

Exit mobile version