Peristiwa

Polisi Tahan Oknum Ustad Yang Cabuli Belasan Wanita di Pondok Melati

Polres Metro Bekasi Kota menahan oknum Ustad yang berinisial M atas dugaan tindak pidana pencabulan puluhan wanita yang menjalani pengobatan alternatif di wilayah Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati Kota Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengungkapkan penangkapan ini terhadap tersangka kemudian kasus telah naik ke tahap sidik.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kita sudah melakukan penahanan, ada saat diperiksa sebagai terlapor kemudian kita naikan statusnya ke penyidikan kemudian kita lakukan penahanan,” kata Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Mei 2025.

Kasus tersebut dilaporkan oleh seorang wanita berinisial SM, warga Jatimurni, Pondok Melati Kota Bekasi. Dalam laporannya, SM mengaku telah dicabuli oleh tersangka M saat menjalani pengobatan alternatif di rumah pelaku.

“Korban yang melaporkan ini baru 1 orang, kemudian dari keterangan korban pelaku melakukan perbuatan tersebut di dalam saung, jadi di ajak bicara kemudian pelaku dan korban ini di dalam saung kemudian melakukan perbuatan tersebut,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian hingga saat ini masih menunggu terkait dengan laporan kasus pencabulan yang dilakukan oleh oknum ustad berinisial M.

“Korban-korban yang lain kita tunggu juga laporannya,” tutupnya.

Peristiwa

“Hasil pengecekan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan sementara diduga korban meninggal dunia akibat sakit. Namun demikian, Kepolisian tetap melakukan langkah-langkah sesuai prosedur,” ujar Aiptu Kurnia Asih, Humas Polsek Rawalumbu dikutip Bekasiguide.com, Rabu 4 Febuari 2026.

Peristiwa

“Awalnya korban diminta oleh sepupu pelapor untuk membeli gas LPG di warung yang tidak jauh dari rumah. Korban membeli empat tabung gas, mengantarkan dua tabung ke rumah, lalu kembali ke warung untuk mengambil dua tabung sisanya. Namun setelah itu korban tidak kembali ke rumah,” ujar Ferida dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 31 Desember 2026.

Exit mobile version