Esai

Syaikhu Kirim Ucapan Selamat ke Remaja Penghafal Al-Qur’an 

Calon Gubernur Jawa Barat, Ahmad Syaikhu. (Poto:dok).

Kecintaan Ustadz Ahmad Syaikhu kepada para penghafal Alquran ditunjukkan saat berkunjung ke Bekasi. Begitu mendengar ada anak seorang sahabatnya yang telah selesai menghafal alquran, dia langsung mengirim ucapan melalui video massage.

“Selamat ya Mas Affan yang sudah menyelesaikan hafalan Alquran 30 juznya. Semoga istiqomah dan tetap bisa menjaga hafalannya,” katanya dalam VM tersebut.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Respon ucapan ini disampaikan di tengah kesibukannya dalam mengatur jadual. Seperti diketahui, Ahmad Syaikhu saat ini tengah mengikuti kontestasi pemilihan Gubernur Jawa Barat bersama wakilnya Ilham Habibie.

Adapun Affan (M. Affan Abdan) adalah santri remaja yang sudah mengkhatamkan 30 juz hafalan Alquran. Affan adalah anak dari sahabatnya yang sejak masih menjabat Wakil Wali Kota Bekasi.

Ucapan ini disebutkan bisa menjadi motivasi bagi santri yang lain. Atau bahkan menjadi penyemangat remaja yang lain dalam menghafalkan Alquran.

Ustadz Syaikhu memang alumni pesantren yang juga dikenal memiliki suara merdu dalam membaca ayat-ayat suci Alquran.

Maka, meski tengah sibuk dan juga sudah menjadi presiden partai, tetapi masih mau menyempatkan waktu untuk sekedar berucap selamat.

Oleh : Chotim Wibowo (Pimpinan Redaksi)

Esai

Karena itu, pertobatan ekologis menjadi semakin relevan mengingat persoalan banjir dan longsor belakangan ini sebagai akibat pengingkaran atau penyangkalan terhadap eksistensi dan signifikansi bumi dan alam. Ini tidak terbatas pada terjadinya bencana alam berupa tanah longsor, banjir, dan mungkin kedepan muncul prahara kekeringan.

Esai

Seluruh aktivitas nyaris mati gaya, dan warga yang tajir melintir maupun yang melarat “keciprat,” merasakan derita yang sama; tak berdaya seraya berdoa dan berharap hujan segera

Esai

Kita juga perlu mengatasi “Viral Culture” dalam politik, sebab krisis moral demokrasi juga disebabkan oleh budaya politik yang hanya mengejar viralitas, bukan substansi.

Esai

Folder harus mencerminkan semangat kolaborasi, bukan kompetisi tidak sehat. UMKM besar maupun UMKM pemula harus memiliki kesempatan yang sama untuk tampil. Jika ruang hanya diberikan kepada mereka yang “punya akses”, maka folder tidak lagi menjadi ruang publik melainkan ruang komersial milik sekelompok orang.

Esai

Pemanfaatan folder sebagai ruang wisata, olahraga, dan UMKM memiliki banyak peluang, namun juga memiliki risiko. Karena itu, setiap langkah harus disusun melalui kajian detail: keamanan, ketertiban, dampak lingkungan, manajemen keramaian, hingga regulasi pemanfaatan UMKM agar tidak hanya menguntungkan kelompok tertentu.

Exit mobile version