Wali Kota Bekasi Tri Adhianto merespons berbagai keluhan pedagang yang telah direlokasi ke Rooftop 1 Pasar Baru Bekasi. Tri memastikan pemerintah akan menyiapkan sejumlah fasilitas, mulai dari awning hingga eskalator, untuk meningkatkan kenyamanan pedagang dan pembeli.
Dalam peninjauan tersebut, Tri Adhianto berdialog langsung dengan para pedagang guna mendengar berbagai kendala yang dihadapi setelah hampir satu bulan menempati lokasi relokasi di Rooftop 1.
Salah satu aspirasi yang disampaikan pedagang adalah kebutuhan pemasangan awning atau penutup atap untuk melindungi lapak dari panas dan hujan. Menanggapi hal itu, Tri mengaku telah menginstruksikan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi menyiapkan langkah-langkah pembangunan awning.
“Sekilas tadi ada permintaan bahwa dibuatkan awning, saya sudah perintahkan Disperkimtan Kota Bekasi untuk mempersiapkan langkah-langkah,” ujar Tri dikutip Bekasiguide.com, Kamis 23 Juli 2026.
Meski demikian, ia mengakui pembangunan fasilitas tersebut membutuhkan proses karena harus menyesuaikan ketersediaan anggaran. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR).
Selain awning, Tri juga menyoroti keluhan terkait akses menuju Rooftop 1 yang dinilai masih menyulitkan, terutama bagi lansia, penyandang disabilitas, maupun pedagang yang membawa barang dagangan. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkot Bekasi berencana menyediakan eskalator agar akses menuju area perdagangan menjadi lebih mudah.
“Saya lihat-dengar katanya perlu ada tangga atau eskalator. Saya kira bukan sesuatu yang mahal. Nanti kami coba juga,” katanya.
Menurut Tri, seluruh peningkatan fasilitas akan dilakukan secara bertahap. Namun ia memastikan pemerintah tidak menutup mata terhadap aspirasi para pedagang.
“Yang penting masyarakat dan pedagang yakin bahwa pemerintah hadir dan mendengar. Tahapannya akan kami lakukan pelan-pelan, tapi sempurna,” ucapnya.
