Metropolitan

Abu Vulkanik Mulai Steril, Wali Kota Bekasi Masih Kaji Kelanjutan PJJ

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan keterangan kepada awak media usai meninjau pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SDN Bintara Jaya VI, Kota Bekasi, Senin (8/9/2026).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto belum memastikan apakah kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) imbas adanya abu vulkanik akan kembali dilanjutkan setelah dua hari pelaksanaannya.

Meski kondisi abu vulkanik berdasarkan informasi BMKG mulai membaik, Pemerintah Kota Bekasi masih akan memantau perkembangan aktivitas erupsi dan kondisi arah angin sebelum mengambil keputusan selanjutnya

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kalau ini kan kita berikan dua hari. Ya kita lihat karena alam ini kan berubah-ubah. Kalau yang saya dengar tadi malam kan juga ada berita bahwa erupsinya juga sudah mulai lagi,” ujar Tri dikutip Bekasiguide.com, Selasa 8 September 2026.

Menurutnya, kondisi erupsi gunung berapi dan arah angin menjadi faktor penting dalam menentukan potensi sebaran abu vulkanik ke wilayah Kota Bekasi.

Ia mengatakan, meskipun aktivitas erupsi kembali terjadi, belum tentu material abu vulkanik mengarah ke Kota Bekasi karena dipengaruhi oleh pergerakan angin.

“Erupsinya tapi mungkin anginnya nggak ke sini sehingga ke tempat yang lain. Tapi satu ketika bisa saja ke sini,” katanya.

Tri menegaskan, Pemkot Bekasi akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi alam sebelum memutuskan kebijakan pembelajaran bagi para siswa.

 

 

 

 

 

Metropolitan

“Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai Bupati Bekasi dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa,” ucap Asep saat pengambilan sumpah jabatan dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Exit mobile version