Peristiwa

Tragis! Balita di Bekasi Tewas Bersimbah Darah Diduga Dibunuh Pamannya

Seorang balita berinisial MAJ (3) ditemukan tewas mengenaskan usai diduga ditusuk pamannya sendiri di sebuah rumah kontrakan yang berada di Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi pada Rabu 27 Mei 2026.

Korban ditemukan dalam kondisi mengalami luka tusuk di sejumlah bagian tubuh, mulai dari wajah, dada, paha hingga bagian perut. Bahkan, luka di bagian perut korban disebut cukup parah hingga ususnya terburai.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Warga sekitar, Rudianto mengatakan, peristiwa itu pertama kali diketahui saat nenek korban pulang berdagang dan membuka pintu kontrakan.

“Begitu buka pintu langsung histeris karena lihat cucunya dan anaknya bersimbah darah di dalam rumah,” kata Rudianto kepada wartawan, Kamis 28 Mei 2026.

Usai melakukan aksinya, terduga pelaku SG (17) diduga mencoba mengakhiri hidup dengan menyayat leher dan menusuk dadanya menggunakan pisau yang sama.

Saat ditemukan, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara terduga pelaku masih hidup dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis.

“Setelah kejadian dia (pelaku) nggak kabur, malah mencoba bunuh diri dengan menyayat leher sama menusuk dadanya pakai pisau yang sama,” kata Rudianto.

Hingga kini kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.

Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Exit mobile version