Korban terakhir yang meninggal dunia dalam kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Mia Citra Rumaisha, akan dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Jenazah Mia tiba di rumah duka setelah sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di RSUD Kota Bekasi. Pihak keluarga mengungkapkan, korban sempat dalam kondisi sadar pasca kejadian dan masih dapat berkomunikasi hingga pagi hari sebelum akhirnya kondisinya menurun.
Ayah korban, Muhammad Hamid, mengatakan keluarga sempat berbincang dengan Mia di rumah sakit. Namun sekitar pukul 08.00 pagi, kondisi korban memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
“Masih sempat ngobrol, bahkan pagi tadi sarapan bersama. Tapi kemudian kondisinya menurun,” ujar Hamid dikutip Bekasiguide.com, Rabu 29 April 2026.
Keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban dan menganggap peristiwa ini sebagai takdir.
“Kalau dari saya, ini semua takdir Allah. Kami menerima dengan ikhlas,” jelasnya.
Sebelumnya, Mia diketahui sempat dievakuasi usai terjepit bagian gerbong kereta saat kecelakaan itu terjadi. Mia kemudian dievakuasi ke RSUD Kota bekasi karena mengalami luka parah di bagian kaki.
“Saat dibawa ke rumah sakit, kondisinya masih baik. Hanya mengalami terjepit di bagian kaki kanan, tapi masih sadar dan bisa diajak komunikasi,” jelasnya.
Kecelakaan KRL di wilayah Bekasi Timur menyebabkan total 106 korban, dengan total di antaranya 16 penumpang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.
