Peristiwa

Pemkot Bekasi Pastikan Program Dana Hibah RW Rp 100 Juta Tetap Berjalan

Pemerintah Kota Bekasi memastikan program Penataan Lingkungan Rukun Rukun Warga Bekasi Keren (Lingkar Beken) tetap berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Saat ini, program tersebut memasuki tahap perencanaan setelah sebelumnya menyelesaikan tahap persiapan.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Bekasi, Shovie Adi, menjelaskan bahwa pelaksanaan program dilakukan secara bertahap, mulai dari persiapan, perencanaan, pelaksanaan, hingga penatausahaan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Program ini tidak dihentikan, tetap berjalan sesuai tahapan. Saat ini kita masuk ke tahap perencanaan setelah proses pembentukan Pokmas selesai dilakukan,” ujar Shovie dikutip Bekasiguide.com, Senin 27 April 2026.

Ia menyebutkan, pada tahap perencanaan, kelompok masyarakat (Pokmas) akan mulai menyusun rencana kegiatan sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing. Tahap ini menjadi kunci sebelum memasuki pelaksanaan yang dijadwalkan berlangsung pada Mei mendatang.

Terkait pencairan anggaran, Shovie menegaskan bahwa prosesnya akan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku dan dikoordinasikan bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD).

“Sepanjang ada pengajuan pencairan, tentu akan diproses sesuai ketentuan,” katanya.

Lebih lanjut, Pemkot Bekasi juga terus menggencarkan sosialisasi kepada jajaran wilayah, mulai dari camat, lurah, hingga pengurus RW. Upaya ini dilakukan agar seluruh pihak memahami tahapan dan mekanisme pelaksanaan program.

“Sosialisasi sudah dilakukan sejak 2025 dan terus diperkuat. Arahan pimpinan juga jelas, agar dilakukan secara masif hingga ke tingkat bawah,” tambahnya.

Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini. Usulan kegiatan yang diajukan harus sesuai kebutuhan serta mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.

Pada pelaksanaan sebelumnya, dari total 120 RW, hanya lima RW yang tidak berpartisipasi. Ke depan, diharapkan seluruh RW dapat terlibat aktif dalam program tersebut.

“Harapannya semua pihak memahami perannya di setiap tahapan, sehingga program ini bisa berjalan optimal dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tutupnya.

Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Exit mobile version