Metropolitan

Pemkot Bekasi Bakal Kaji Insentif untuk Pengelola Bank Sampah

Pemerintah Kota Bekasi membuka peluang pemberian insentif bagi pengelola bank sampah sebagai bentuk dukungan terhadap peran masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. Namun, realisasi kebijakan tersebut masih menunggu kajian lebih lanjut, terutama terkait kemampuan anggaran.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menyampaikan bahwa saat ini pemerintah masih melakukan perhitungan secara matang sebelum memutuskan realisasi program tersebut.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Nanti kita lihat prosesnya, karena sangat bergantung pada kemampuan keuangan. Yang lebih penting saat ini adalah kontribusi yang sudah diberikan oleh masyarakat,” ujar Tri dikutip Bekasiguide.com, Senin 27 April 2026.

Ia menjelaskan, pemberian insentif tidak bisa dilakukan secara langsung tanpa mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk prioritas anggaran dan keberlanjutan program. Oleh karena itu, diperlukan tahapan dan kriteria yang jelas sebelum kebijakan diterapkan.

Meski demikian, pemerintah tidak menutup kemungkinan insentif tersebut akan direalisasikan di masa mendatang, apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan.

“Kalau keuangan daerah memadai, bukan hanya bank sampah, program berbasis masyarakat lainnya juga bisa didorong untuk mendapatkan dukungan,” katanya.

Dengan adanya kajian ini, diharapkan ke depan pengelola bank sampah dapat memperoleh dukungan yang lebih optimal, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Metropolitan

“Melalui Operasi Patuh Jaya 2026 ini, kami mengedepankan pendekatan yang humanis dan edukatif kepada masyarakat. Penegakan hukum bukan semata-mata untuk memberikan sanksi, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan tertib dalam berlalu lintas. Kami berharap melalui operasi ini, angka pelanggaran dan risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Bekasi dapat ditekan,” ujar Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 29 Oktober 2026.

Metropolitan

“Disdukcapil Kota Bekasi menjadi satu-satunya OPD yang berhasil menempatkan dua ASN sebagai finalis lima besar di dua kategori berbeda. Ini menjadi bukti bahwa pembangunan karakter dan kualitas SDM yang kami lakukan mampu melahirkan aparatur yang layak mendapatkan apresiasi,” ujar Taufiq dikutip bekasiguide.com, Rabu 28 Oktober 2026.

Exit mobile version