Peristiwa

Korban Tewas Kebakaran SPBE Cimuning Bertambah Jadi Enam Orang

Jumlah korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran SPBE di wilayah Cimuning, Kota Bekasi, terus bertambah. Hingga pertengahan April 2026, total korban tewas tercatat menjadi enam orang akibat luka bakar serius.

Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Suparyono, membenarkan adanya penambahan jumlah korban meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Korban meninggal dunia akibat kebakaran SPBE Cimuning bertambah. Saat ini total ada enam orang yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit,” ujar Suparyono dikutip Bekasiguide.com, Senin 20 April 2026.

Para korban sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif di beberapa rumah sakit dengan kondisi luka bakar yang cukup parah, mulai dari 63 persen hingga lebih dari 90 persen.

Korban pertama, Suyadi (63), meninggal dunia pada Minggu, 5 April 2026 di RS Primaya Timur dengan luka bakar mencapai 92 persen. Disusul Djaimun (61) yang meninggal sehari kemudian dengan luka bakar 90 persen di rumah sakit yang sama.

Selanjutnya, Sapta Pritanto (17) meninggal pada 7 April 2026 di RSCM dengan luka bakar 63 persen. Korban lainnya, Aulia Putri Budiasti (19), mengembuskan napas terakhir pada 9 April 2026 di RSUD Kabupaten Bekasi.

Kemudian, Agustus Aritonang (23) meninggal dunia pada 10 April 2026 di RS Polri Kramat Jati dengan luka bakar 80 persen. Korban terbaru, Kusosi (66), meninggal dunia pada 16 April 2026 di RSUD Kabupaten Bekasi setelah mengalami luka bakar 63 persen.

Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran yang terjadi di SPBE tersebut.

“Penyelidikan masih terus berjalan, kami masih mendalami penyebab kejadian ini,” tambah AKP Suparyono.

Peristiwa kebakaran SPBE di Cimuning ini menjadi perhatian serius karena menimbulkan korban jiwa serta luka berat, dan berdampak pada masyarakat sekitar.

Exit mobile version