Polisi masih mendalami kemungkinan keterkaitan pelaku penyiraman air keras di Tambun Selatan dengan rentetan teror penyiraman terhadap mobil Fortuner di wilayah Kabupaten Bekasi.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Jerico Lavian Chandra, mengatakan, sejauh ini pihaknya masih menunggu adanya laporan dari korban lain yang merasa menjadi sasaran aksi serupa.
“Untuk sementara yang kasus lainnya sedang kita dalami. Kami juga masih menunggu laporan dari para korban. Silakan apabila nanti ada korban yang merasa menjadi sasaran teror penyiraman air keras, silakan membuat laporan kepada pihak kepolisian,” kata Jerico.
Menurut dia, motif aksi tersebut sementara ini dilatarbelakangi sakit hati dan dendam. Namun, polisi belum menerima laporan resmi terkait dua mobil lain yang diduga turut menjadi korban penyiraman.
Jerico menambahkan, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap kemungkinan keterkaitan antarperistiwa. Dalam penangkapan, salah satu pelaku juga sempat mengalami luka di bagian jari karena berupaya melarikan diri.
Dari hasil pemeriksaan sementara, salah satu pelaku diketahui merupakan karyawan pelaku utama. Sedangkan satu pelaku lainnya diduga direkrut untuk membantu menjalankan aksi tersebut.
