Politik

Sarwin Soroti Pencabutan Wi-Fi Gratis, Komisi I Siap Panggil Diskominfo

Anggota DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra.

Pencabutan layanan Wi-Fi gratis di berbagai ruang publik Kota Bekasi mendapat sorotan tajam dari Anggota DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra. Ia mengaku kaget karena kebijakan itu muncul tiba-tiba tanpa penjelasan terlebih dahulu kepada Komisi I yang menjadi mitra kerja Diskominfo.

“Kebetulan saya ini anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi. Soal pencabutan Wi-Fi gratis, tentu kami akan panggil Diskominfo. Kami juga sempat kaget, tiba-tiba eksekutif mencabut layanan tanpa koordinasi,” ucap Sarwin dikutip bekasiguide.com Kamis, 13 November 2025.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Sarwin menyebut ada informasi yang disampaikan salah satu RW terkait dugaan pengalihan anggaran akibat program Rp100 juta per RW. Namun ia menegaskan, klarifikasi langsung dari Diskominfo tetap diperlukan.

“Tadi ada keterangan dari Pak RW, katanya anggaran dialihkan karena program 100 juta per RW. Makanya kita akan bersurat ke Diskominfo untuk meminta penjelasan resmi kenapa Wi-Fi gratis ini dicabut,” ujarnya.

Menurutnya, program yang terbukti bermanfaat bagi masyarakat seharusnya dipertahankan. Layanan Wi-Fi gratis telah membantu banyak warga, terutama di wilayah padat yang mengandalkan akses internet publik untuk kebutuhan belajar, kerja, dan layanan digital.

“Ada anggapan Wi-Fi gratis disalahgunakan. Ya mungkin saja, tetapi itu perlu diatasi, bukan dicabut begitu saja. Karena Komisi I juga tidak dapat info resmi. Saya malah tahunya dari media,” ungkapnya.

Sarwin yang juga Ketua Fraksi Golkar Solidaritas DPRD Kota Bekasi menegaskan bahwa kebijakan publik harus berpihak pada warga, bukan menambah beban di tengah kebutuhan internet yang makin penting.

“Program yang bermanfaat itu harusnya ditambah. Manfaat Wi-Fi gratis ini besar dan langsung dirasakan warga Kota Bekasi,” tutup Sarwin. (ADV Setwan)

Politik

“Kami sangat mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Barat, Bapak Dedi Mulyadi, dalam meluncurkan program Teater Masuk Sekolah ini. Ini adalah terobosan yang sangat baik dalam membangun karakter anak-anak kita secara utuh,” ujar Faisal saat menerima audiensi Komunitas 3275 Art Play selaku penyelenggara Bekasi Monolog Festival 2026, Senin 14 September 2026.

Politik

“Concern-nya adalah membahas PKS terkait Bantar Gebang. Akhir Oktober, tanggal 25 atau 26, PKS-nya berakhir. Oleh karenanya kami mengusulkan rapat gabungan dengan Komisi I,” kata Latu kepada wartawan termasuk bekasiguide.com, Senin 14 September 2026.

Exit mobile version