Metropolitan

Wakil Wali Kota Bekasi Optimis Target Empat Emas dari Tenis Meja di Porprov 2026 Tercapai

Babak Kualifikasi (BK) Tenis Meja Porprov 2026 sekaligus Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tenis Meja Jawa Barat 2025 di Gedung Olahraga Bang Yan, Komplek Stadion Patriot Candrabhaga.

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe menegaskan optimisme tinggi terhadap peluang atlet tenis meja Kota Bekasi dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Keyakinan tersebut disampaikan saat menghadiri Babak Kualifikasi (BK) Tenis Meja Porprov 2026 yang digelar bersamaan dengan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tenis Meja Jawa Barat 2025 di Gedung Olahraga Bang Yan, Komplek Stadion Patriot Candrabhaga, pada 15–19 Oktober 2025.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Harris menyampaikan apresiasi atas kesiapan penyelenggaraan BK yang melibatkan seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat. Ia menilai, pelaksanaan ajang ini menjadi bukti nyata bahwa Kota Bekasi mampu menjadi tuan rumah yang profesional sekaligus berkomitmen terhadap pembinaan olahraga.

“Apresiasi besar kepada seluruh pihak yang terlibat. Alhamdulillah, KONI Kota Bekasi, KONI Jawa Barat, hingga PTMSI hadir dan bersinergi dengan baik. Persiapan kegiatan ini sangat luar biasa dan Pemerintah Kota Bekasi mendukung penuh penyelenggaraannya,” ujar Harris Bobihoe, Rabu, 15 Oktober 2025.

Menurutnya, BK tenis meja tidak hanya menjadi momentum persaingan antar-daerah, tetapi juga wadah penting untuk memantau perkembangan pembinaan atlet muda di Jawa Barat, khususnya Kota Bekasi.

“Kami melihat bibit-bibit atlet yang luar biasa. Ini menjadi ajang pembuktian sekaligus seleksi bagi atlet yang akan dibawa ke tingkat provinsi hingga nasional,” ungkapnya.

Harris menambahkan, target empat medali emas di Porprov 2026 menjadi motivasi besar bagi seluruh atlet dan pelatih untuk terus berlatih dan menunjukkan performa terbaik.

“Kita sangat optimistis target tersebut dapat tercapai. Dukungan dan doa dari masyarakat tentu menjadi kekuatan tambahan bagi para atlet untuk mengharumkan nama Kota Bekasi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Bekasi, Wahyudi, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh kontingen peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat. Ia berharap pelaksanaan pertandingan selama lima hari ke depan berlangsung lancar dan penuh sportivitas.

“Kami mengucapkan selamat datang di Kota Bekasi. Semoga para atlet dapat menikmati pertandingan dengan semangat juang tinggi dan menjunjung sportivitas,” tutur Wahyudi.

Wahyudi menegaskan, target empat medali emas pada Porprov 2026 menjadi wujud kepercayaan diri setelah melihat hasil training camp (TC), tryout, dan peningkatan performa atlet dalam beberapa bulan terakhir.

“Awalnya kami menargetkan dua emas, namun setelah melihat perkembangan para atlet, kami yakin target empat emas sangat realistis. Kami kini punya atlet unggulan yang siap bersaing,” jelasnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bekasi dan KONI atas dukungan berkelanjutan terhadap pembinaan cabang olahraga tenis meja.

“Dukungan dari Pemkot dan KONI sangat berarti. Ini menjadi dorongan besar bagi kami untuk terus membina atlet-atlet potensial agar mampu berprestasi,” pungkas Wahyudi.

Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.

Exit mobile version