Metropolitan

Wakil Wali Kota Bekasi Apresiasi HUT INI ke-117 Lewat Olahraga Bersama

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, mengapresiasi peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Notaris Indonesia (INI) ke-117 yang dikemas dalam kegiatan olahraga bersama bertajuk “NOTARACE – Fun Run & Fun Walk”. Acara ini berlangsung meriah dan terbuka untuk masyarakat luas, dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Kota Bekasi Junaedi, pengurus INI, serta para peserta dari berbagai kalangan.

Harris Bobihoe menilai, kegiatan tersebut sebagai langkah kreatif yang menggembirakan sekaligus menyehatkan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Mengapresiasi kegiatan ini, inovasi dan terobosan yang menjadi contoh baik. Menggabungkan kegiatan hari jadi INI ke-117 dengan olahraga yang melibatkan langsung masyarakat luas. Selain sehat juga menggembirakan,” ujar Harris dikutip, Minggu, 13 Juli 2025.

Ia mengajak para notaris untuk terus menjaga integritas, etika, dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung program pembangunan daerah.

“Selamat untuk Ikatan Notaris Indonesia. Mudah-mudahan seluruh notaris selalu kompak dalam mendukung program pembangunan pemerintah daerah. Terus berkolaborasi dan memberikan kontribusinya untuk masyarakat Kota Bekasi,” katanya.

Menurutnya, di tengah perkembangan digital dan pesatnya pertumbuhan kota, peran notaris semakin strategis, terutama dalam edukasi perpajakan.

“Notaris bukan hanya sebagai pejabat umum pembuat akta autentik, tapi juga ujung tombak edukasi pajak. Hampir semua transaksi yang dilayani notaris memiliki implikasi pajak. Pajak itu nantinya untuk jalan-jalan mulus, sekolah-sekolah yang layak, dan layanan kesehatan yang memadai,” terang Harris.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara notaris dan aparatur kewilayahan dalam memperkuat pelayanan publik di Kota Bekasi. (Adv)

Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.

Exit mobile version