Metropolitan

Wali Kota Bekasi Serahkan SK PPPK Damkar: Damkar Adalah Simbol Kecepatan dan Kepedulian

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menghadiri langsung penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kepada jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bekasi di Balai Patriot, Jumat, 11 Juli 2025.

Dalam sambutannya, Tri mengapresiasi dedikasi para petugas damkar yang dinilainya selalu siap dan sigap dalam berbagai situasi darurat maupun non-darurat.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Banyak tugas Damkar yang sifatnya bukan wajib, tapi tetap dijalankan—menolong korban KDRT, evakuasi hewan, sampai melepas cincin dari anggota tubuh vital. Semua dilakukan dengan gerak cepat,” ujar Tri.

Ia menyebut damkar sebagai representasi nyata dari pelayanan publik yang responsif, dan meminta kesiapsiagaan ini terus dijaga sebagai identitas Kota Bekasi.

“Kesiapsiagaan Damkar harus menjadi contoh. Jangan ragu tunjukkan ke masyarakat bahwa kita cepat dan sigap,” tambahnya.

Tri juga menekankan pentingnya literasi digital dan kewaspadaan terhadap isu viral di media sosial yang dapat menyesatkan publik.

“Sekarang ini ‘no viral, no justifikasi’. Tapi belum tentu itu benar. Contohnya, kasus siswa di Bantargebang yang ternyata warga Kabupaten, bukan Kota Bekasi,” jelasnya.

Di akhir arahannya, Wali Kota mengajak para pegawai PPPK yang baru menerima SK untuk menjaga semangat pelayanan sebagai wajah nyata kepedulian Pemerintah Kota Bekasi.

“Terus jaga integritas, kerja keras, dan tetap jadi tim yang responsif. Damkar adalah simbol kecepatan, ketepatan, dan kepedulian Kota Bekasi,” pungkasnya. (Adv)

Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.

Exit mobile version