Peristiwa

Tangani Anak Berkonflik Dengan Hukum, KPAD Minta Masyarakat Jangan Berstigma Negatif

Pasca terungkapnya dugaan pelecehan di wilayah kecamatan Medan Satria Kota Bekasi. Warga setempat hendak mengusir keluarga anak yang berkonflik dengan hukum tersebut dan meminta untuk segera meninggalkan hunian mereka secepatnya.

Masyarakat mengaku geram dengan aksi anak yang berkonflik dengan hukum yang diduga telah berkali-kali melakukan pelecehan terhadap rekan sebayanya.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua KPAD Kota Bekasi, Novrian menyarankan agar masyarakat jangan bersikap kejam dengan memberikan stigma negatif kepada anak yang masih di bawah umur.

“Di sini harusnya peran masyarakat ayo ketika ada masalah seperti ini, ayo kita paham bagaimana pendampingan anak, jangan malah anak-anak yang di stigma, di asingkan, itu kita hanya memindahkan masalah saja,” kata Novrian dikutip bekasiguide.com pada Jumat, 13 Juni 2025.

Menurut Novrian, apabila keluarga anak itu diasingkan, justru akan menambah masalah baru. Harusnya, anak yang menjadi terduga berkonflik dengan hukum itu bisa segera ditangani oleh psikiater untuk dibina mentalnya.

“Jangan sampai ketika dipindahkan akan muncul masalah baru lagi, ya paling penting adalah ketika ada masalah ayo masyarakat sadar dan kita tahu problem solving penyelesaiannya jadi bukan harus di asingkan,” jelasnya.

Peristiwa

“Dari keterangan warga, ada anak-anak yang bermain petasan lalu melemparnya ke dalam rumah kosong yang di dalamnya terdapat sarung tangan latex. Api kemudian merambat hingga menimbulkan kebakaran,” ujar Haryanto dikutip Bekasiguide.com, Kamis 12 Maret 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pembukaan akses dengan menggunakan alat berat seperti ekskavator untuk menyingkirkan timbunan sampah. Selain itu, kami juga mengerahkan unit K9 dan drone thermal untuk membantu mendeteksi kemungkinan adanya korban yang masih tertimbun,” ujar Desiana dikutip Bekasiguide.com, Selasa 10 Maret 2026.

Exit mobile version