Peristiwa

Toko Kasur Kebakaran, Diduga Akibat Konsleting Listrik

Sebuah toko kasur yang berlokasi di Jalan Mustika Jaya 6 Kelurahan Mustika Jaya kecamatan Mustika Jaya RT. 03 RW. 07 Kota Bekasi mengalami kebakaran pada Minggu 28 April 2024 pukul 13.00 WIB.

Komandan Pleton A Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, Mohammad Rofik mengatakan kebakaran ini diduga disebabkan karena adanya konsleting listrik. Api pertama kali muncul dari meteran listrik yang jepret lalu kemudian terjadi ledakan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Keterangan dari penyewa itu konsleting listrik, dia nyalain apa gitu ya, mati jepret, trus di naikin ada ledakan,” kata Rofik pada Senin 29 April 2024.

Rofik menjelaskan, dalam kejadian ini pihak Damkar Kota Bekasi menerjunkan sebanyak 5 unit mobil dan mengerahkan 30 personil untuk membantu memadamkan api di lokasi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.

“Lima unit yang dikerahkan, dari sektor Mustikajaya sama rawalumbu, personil hampir 30 orang kurang lebih, tapi alhamdulillah gak ada korban, pas terjadi kebakaran mereka lari semua,” ungkapnya.

Akibat dari kejadian ini, pemilik toko diperkirakan mengalami kerugian hingga mencapai Rp. 1 miliar.

“Kerugian diperkirakan mencapai Rp. 1 milyar itu kerugian barang aja,” tutupnya.

Peristiwa

“Setelah mendapat info dari masyarakat bahwa di desa simpangan dicurigai adanya transaksi menggunakan uang palsu dan pelaku mengedarkan uang palsu dengan modus belanja bensin dengan uang palsu, tim penyidik langsung bergerak ke lokasi,” kata Mustofa dikutip Bekasiguide.com, Jumat 5 Desember 2025 

Peristiwa

“Istri korban yang sedang bekerja di Taiwan menelpon tetangganya, disuruh untuk mengecek, namun dikarenakan tetangganya ini sedang bekerja, jadi dia menyuruh orangtuanya mengecek ke rumah kontrakan korban. Saat diintip lewat jendela, korban sudah dalam keadaan tergantung,” kata Widi dikutip Bekasiguide.com, Jumat 5 Desember 2025.

Peristiwa

“Pelapor di tawari pekerjaan oleh pelaku dan pelak bilang bahwa ada lowongan kerja dan meminta korban untuk transfer uang untuk membayar biaya administrasi sebesar Rp. 5 juta, setelah itu terlapor menyuruh saya untuk pulang sambil bilang nanti dihubungi secepatnya, namun sampai saat ini pelaku tidak dapat dihubungi dan korban tidak masuk kerja,” kata Elia dikutip Bekasiguide.com, Kamis 4 Desember 2025.

Exit mobile version