Peristiwa

Masa Kampanye Terbuka, Polisi Imbau Jangan Pakai Knalpot Bising

Ilustrasi knalpot brong. (Image : Istimewa)

Memasuki masa kampanye terbuka, Polres Metro Bekasi Kota mengimbau agar warga pendukung paslon tertentu untuk tidak menggunakan knalpot bising.

Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari menuturkan, jajarannya sudah melakukan sosialisasi terhadap warga atau pendukung paslon tertentu agar tidak menggunakan knalpot bising yang bisa mengganggu ketenangan warga.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Seluruh anggota sudah memberikan imbauan serta teguran bila di lapangan menemukan adanya hal tersebut, karena saat ini sudah masuk masa kampanye terbuka dan dikhawatirkan bisa mengganggu ketertiban dan ketenangan warga,” jelas Erna, Rabu 10 Januari 2024.

Lanjut dia, penggunaan knalpot bising memang kerap dikeluhkan warga karena dianggap mengganggu dan meminta kami untuk menertibkannya.

“Warga sering mengeluh dengan adanya knalpot bisingnya, dan saya tegaskan bahwa anggota sudah melakukan teguran untuk menertibkan mereka,” tegasnya.

Erna pun mengimbau agar warga bisa menjaga ketertiban saat berkendara tanpa harus merugikan orang lain dengan menggunakan knalpot bisingnya.

“Kami mengimbau agar pengguna roda duanya bisa menjaga ketertiban saat berkendara tanpa harus mengganggu orang lain,” tukasnya.

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Exit mobile version