Peristiwa

Pasangan Kekasih Pembuang Bayi di Tambun Selatan Ditangkap Polisi

Sepasang kekasih berinisial MS (23) dan RR (29) ditangkap polisi setelah diduga membuang bayi laki-laki yang baru dilahirkan di lahan kosong Perumahan Taman Puri Cendana, Desa Tridayasakti, Kecamatan Tambun Selatan, Jumat 13 Februari 2026.

Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuryanti, menjelaskan pengungkapan kasus bermula dari penemuan bayi oleh warga sekitar pukul 08.30 WIB. Bayi ditemukan setelah warga menelusuri sumber suara tangisan dari area lahan kosong di lingkungan perumahan tersebut.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Setelah menerima laporan penemuan bayi, kami langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengarah kepada kedua pelaku,” ujar Wuryanti dikutip Bekasiguide.com, Senin 16 Januari 2026.

Polisi kemudian mengamankan MS di kediamannya sekitar pukul 16.00 WIB dan RR di wilayah Tambun Selatan sekitar pukul 18.20 WIB.

Dari hasil pemeriksaan awal, pasangan tersebut mengaku nekat meninggalkan bayi karena malu memiliki anak di luar pernikahan. Mereka berdalih telah bertunangan dan berencana menikah setelah Lebaran, namun panik setelah bayi lahir pada pagi hari.

Selain menangkap kedua pelaku, polisi turut menyita barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat Street warna hitam dan kain biru yang digunakan saat meninggalkan bayi di lokasi kejadian. Saat ini MS dan RR masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Tambun Selatan.

Sementara itu, bayi laki-laki yang diduga anak pasangan tersebut sempat dibawa warga ke Klinik Azahra sebelum dirujuk ke RSUD Kabupaten Bekasi. Bayi yang lahir sekitar pukul 05.00 WIB itu kini dalam kondisi stabil dan masih mendapatkan perawatan medis. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mengambil keputusan ekstrem saat menghadapi persoalan hidup.

Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Exit mobile version