Peristiwa

Polisi Temukan Dua Jenazah Perempuan 

BEKASI- Polres Metro Bekasi Kota mulai mengungkap kasus dugaan pembunuhan yang terjadi di sebuah kontrakan di Jalan Nusantara RT11 RW 22, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, pada Senin (27/02/2023) malam.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Hengki menyebut, ditemukan adanya dua jenazah perempuan yang dikubur di bawah tangga kontrakan tersebut.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Sudah kita ketemukan (korban) dua orang perempuan,” kata Hengki, saat ditemui wartawan, Selasa (28/02/2023).

Hengki menyebut,saat ditemukan dua jenazah dalam posisi lurus bertumpuk di dalam sebuah cor yang ditutup ubin.

“Di bawah tangga, yang ditemukan secara bertumpukan, ditutup dengan coran semen terus di atas-nya ubin,” jelas Hengki.

Hengki mengatakan, pengungkapan kasus dugaan pembunuhan ini, bermula oleh adanya kejanggalan suami korban yang merasa istrinya hilang, sejak Minggu (26/02/2023) lalu.

“Iya dari hari minggu (korban hilang), dari hari minggu mereka pamit sama suaminya untuk melaksanakan pengajian dan sampai senin tadi malam dijumpakan hari selasa ini dinyatakan sudah meninggal dunia,” ujar Hengki.

Sementara, Hengki menyebut terduga pelaku berinisial P berprofesi sebagai karyawan toko material, dan telah menetap di rumah kontrakan tersebut sejak 2019 silam.

“Dia kontrak di sini, inisial P sudah mengontrak di sini kurang lebih 3 tahun, dari tahun 2019,“ kata Hengki.

Pantauan Bekasiguide.com, kedua jenazah telah dibawa pihak kepolisian menggunakan ambulan sekitar pukul 11.30 WIB.

Hengki menyebut, saat ini kedua jenazah dibawa ke RS POLRI Sukanto untuk dilakukan tindakan autopsi. (Mae)

Peristiwa

“Kami dapat laporan dari warga bahwasannya terjadi peristiwa pembunuhan suami istri. Untuk korban laki-laki meninggal dunia, sedangkan korban perempuan masih kritis di rumah sakit. Kita doakan yang terbaik untuk keluarga korban,” ujar Andi dikutip Bekasiguide.com, Senin 2 Maret 2026.

Peristiwa

“Intinya kejadian tersebut memang benar adanya. Kami mohon maaf kepada seluruh konsumen karena memang terjadi campuran air pada bahan bakar. Dari pihak SPBU kami sudah bertanggung jawab dan seluruh kendaraan terdampak sudah kami tangani,” ujar Ragil dikutip Bekasiguide.com, Minggu 1 Maret 2026.

Exit mobile version