Metropolitan

PLN Bekasi Tebar Daging dan Sembako Plus untuk Dhuafa.

Manajer PLN UP3 Bekasi Ririn Rachmawardini memberikan daging kurban dan Sembako Plus ke Masjid Umar Bin Khattab Pondok Pesantren Al Wafa di Kampung Cisaat, desa Kertarahayu, kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

BEKASI- PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bekasi melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Bekasi melakukan kegiatan “Bike For Charity” yakni kegiatan bersepeda (Gowes) bersama sekaligus membagikan paket sembako plus untuk dhuafa.

Manajer PLN UP3 Bekasi Ririn Rachmawardini mengungkapkan, aksi Bike For Charity yang dilakukan oleh seluruh manajemen UP3 Bekasi yakni ke Masjid Umar Bin Khattab Pondok Pesantren Al Wafa di Kampung Cisaat, desa Kertarahayu, kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Jadi, kita pada Jum’at kemarin berangkat gowes bersama sama ke Masjid Umar Bin Khattab Pondok Pesantren Al Wafa untuk berbagi 150 paket daging kurban dan sembako plus dibagikan kepada dhuafa di sekitar Pondok pesantren,” jelas Ririn.

Ia menabahkan, pemberian daging kurban dan sembako tersebut merupakan wujud kepedulian serta syukur seluruh pegawai PLN UP3 Bekasi kepada kaum dhuafa.

Daging kurban dan Sembako Plus untuk kaum dhuafa tersebut berasal dari dana zakat 2,5 persen dari pegawai muslim yang dipungut setiap bulannya. Dana tersebut dikelola langsung oleh Yayasan Baitul Maal PLN dan disalurkan kepada yang berhak menerima bantuan.

“Semoga dengan adanya bantuan ini masyarakat bisa selalu mendo’a kan seluruh karyawan PLN (muzakki) dalam bertugas agar tetap sehat dan bertugas dengan baik,” harapnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Ririn juga mengingatkan kepada para pelanggan PLN agar ikut menjaga dan memelihara jarigan lisstrik. Ia berpesan kepada para santri laki laki khususnya, untuk tidak bermain layang – layang di dekat jaringan listrik. Dengan demikian, masyarakat ikut menjaga kelancaran pasokan listrik kepada pelanggan.

“Saya meminta ke semua pihak untuk ikut menjaga jaringan listrik, sehingga meminimalisir potensi padam akibat gangguan yang disebabkan layang-layang atau lainnya. Selain itu, pelanggan juga diharapkan membayar tagihan tepat waktu sebelum tanggal 20 tiap bulannya,” pungkas Ririn Rachmawardini. (Man)

Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.

Exit mobile version