Metropolitan

PLN UP3 Bekasi Buka Posko Peduli Banjir

Posko PLN UP3 Bekasi peduli banjir.

BEKASI- Belum hilang diingatan kita bersama kerugian yang derita masyarakat Kota Bekasi dari Musibah banjir awal tahun 2020 lalu. Dan, kini harus merasakan kembali hal serupa.

Meski tak separah banjir pada awal Januari lalu. Namun, banjir kali ini tentu menyisakan derita tersendiri bagi masyarakat terdampak.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Melihat kondisi tersebut, PLN UP3 Bekasi disamping terus berusaha melakukan penormalan terhadap jaringan listrik akibat terdampak banjir, juga membantu langsung warga dengan mendirikan Posko PLN Peduli banjir.

Diberitakan sebelumnya, PLN memastikan listrik di lokasi terdampak bencana banjir dapat dinyalakan apabila sudah dinyatakan AMAN dan mendapat Persetujuan Penyalaan pada Selasa, (25/02/2020) hingga pukul 20:00 WIB. Jumlah gardu yang terdampak banjir berada di wilayah PLN UP3 Bekasi sebanyak 742 gardu.

“Untuk gardu yang belum beroperasi sebanyak 245,” terang Aprilia Susanti selaku Manager Bagian Keuangan SDM dan Administrasi (KSA) PLN UP3 Bekasi kepada awak media pada Selasa (25/02/2020).

April akrab disapa melanjutkan, PLN UP3 Bekasi senantiasa hadir untuk masyarakat terdampak banjir.

“Kami membuka Posko bantuan langsung untuk Masyarakat di sekitar Kantor PLN UP3 Bekasi yang terdampak banjir. Kami menyediakan paket makanan, pampers, obat obatan ringan dan kebutuhan masyarakat sehari hari lainnya,” terang dia.

Ia berharap, dengan hadirnya PLN ditengah masyarakat dengan mendirikan posko bantuan dapat meringankan beban bagi warga yang sedang tertimpa musibah.

“Kami membuka posko bantuan banjir di depan Gardu Induk Poncol Baru di Jalan M Hasibuan, RT.001 RW.024, Margahayu, kecamatan Bekasi Timur,” tandas April. (Bams)

Metropolitan

“Harapan FPRB ke depan, koordinasi itu bisa lebih baik lagi dan sinerginya juga semakin kuat. Kita tahu bahwa FPRB Kota Bekasi selama ini memang telah banyak melaksanakan kegiatan. Namun, tetap harus dilakukan koordinasi yang intens,” ujar Harris dikutip Bekasiguide.com, Kamis 10 September 2026.

Metropolitan

“Setelah kita evaluasi kondisi di lapangan hari ini, kita melihat langkah mitigasi perlu diperkuat. Karena itu, untuk sementara pembelajaran kita alihkan ke rumah agar anak-anak tetap bisa belajar dalam kondisi yang lebih terlindungi,” kata Tri dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Selasa 08 September 2026.

Exit mobile version