Peristiwa

Satu Korban Kecelakaan Simpang Unisma Masih Kritis, Alami Cedera Kepala Berat 

Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM) Kota Bekasi, Sudirman, memberikan keterangan kepada awak media terkait kondisi korban kecelakaan maut akibat truk yang mengalami rem blong di Simpang Unisma.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM) Kota Bekasi, Sudirman, mengungkapkan satu korban kecelakaan maut di Simpang Unisma masih menjalani perawatan intensif akibat mengalami cedera kepala berat.

Menurut Sudirman, tim medis telah melakukan pemeriksaan CT scan terhadap korban. Namun, hingga saat ini kondisi pasien masih dalam tahap observasi untuk menentukan perkembangan lebih lanjut.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Korban yang masih dirawat mengalami cedera kepala berat. Kami sudah melakukan CT scan dan saat ini masih dalam observasi,” kata Sudirman dikutip Bekasiguide.com, Selasa 30 Juni 2026.

Ia menjelaskan, korban yang dirawat merupakan laki-laki dewasa. Meski mengalami cedera serius, tim dokter belum memutuskan tindakan operasi karena masih menunggu hasil observasi lanjutan.

“Masih kita observasi. Mudah-mudahan tidak terlalu berat,” ujarnya.

Sudirman juga menyebut seluruh korban yang dirawat akibat kecelakaan tersebut merupakan orang dewasa. Sementara itu, berdasarkan data Pemerintah Kota Bekasi, kecelakaan truk kontainer yang diduga mengalami rem blong di Simpang Unisma mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan sembilan orang lainnya mengalami luka-luka.

Exit mobile version