Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan pemerintah terus melakukan pendampingan terhadap korban kecelakaan KRL di Bekasi Timur beserta keluarga yang terdampak.
Saifullah menegaskan, proses asesmen masih berlangsung untuk mengetahui kebutuhan yang diperlukan masing-masing korban dan keluarga. Hasil pendataan tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan bentuk bantuan yang akan diberikan pemerintah.
“Proses asesmen ini masih terus berlangsung. Nantinya akan dilihat bentuk pendampingan, pemberdayaan, serta dukungan apa saja yang bisa diberikan kepada keluarga korban maupun korban yang selamat,” kata Saifullah dikutip Bekasiguide.com, Kamis 7 Mei 2026.
Ia menjelaskan, bantuan yang disiapkan tidak hanya berupa dukungan sosial, tetapi juga kemungkinan program pemberdayaan dan pendampingan lanjutan bagi keluarga korban. Pemerintah, kata dia, ingin memastikan para korban mendapatkan perhatian selama proses pemulihan.
Selain itu, Kemensos juga membuka peluang pemberian layanan tambahan sesuai kondisi korban, termasuk dukungan psikososial apabila diperlukan. Langkah ini dilakukan agar korban maupun keluarga dapat lebih cepat pulih setelah peristiwa kecelakaan tersebut.
Pemerintah akan terus memantau perkembangan para korban dan berupaya menghadirkan bantuan yang tepat sasaran sesuai hasil asesmen di lapangan.
