Berita

Tragedi KRL Bekasi Jadi Alarm, Menko PM Cak Imin Soroti Manajemen Transportasi

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa kecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur harus menjadi peringatan serius bagi pemerintah dalam membenahi sistem transportasi publik.

Menurutnya, peristiwa tersebut tidak boleh dipandang sebagai insiden semata, melainkan momentum evaluasi menyeluruh, khususnya dalam pengelolaan keselamatan di perlintasan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Terkait peristiwa kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, ini menjadi peringatan bagi saya dan seluruh jajaran pemerintah bahwa koordinasi dalam pengelolaan transportasi harus dilakukan setiap saat,” ujar Cak Imin dikutip Bekasiguide.com, Kamis 30 April 2026.

Ia menyoroti dua hal utama yang perlu segera dibenahi. Pertama, modernisasi manajemen transportasi agar lebih responsif terhadap potensi risiko di lapangan. Kedua, keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan, terutama di titik-titik perlintasan yang rawan kecelakaan.

“Ada dua hal utama yang menjadi perhatian. Pertama, modernisasi manajemen transportasi. Kedua, keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan, khususnya di perlintasan, agar tidak terjadi gangguan atau pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan,” jelasnya.

Ia mendorong agar sistem perlindungan sosial terus diperkuat, termasuk menjangkau pekerja informal.

Pemerintah, kata dia, akan terus mendorong perbaikan sistem secara menyeluruh agar keselamatan publik dan perlindungan pekerja dapat berjalan beriringan.

 

 

Berita

“Benar, Satreskrim Polres Metro Bekasi telah mengamankan lima orang terduga pelaku pengeroyokan yang terjadi di Jalan Inspeksi Kalimalang, Desa Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara. Saat ini para terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKP Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 31 Juli 2026.

Berita

“Melalui program Light Up The Dream, kami ingin memastikan bahwa kehadiran PLN tidak hanya dirasakan melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui kepedulian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Sambungan listrik mandiri ini diharapkan dapat menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi Ibu Rohimah beserta keluarga, sekaligus mendukung aktivitas sehari-hari agar menjadi lebih baik dan produktif,” ungkap Firman dalam keterangan resminya dikutip pada Jumat 31 Juli 2026.

Berita

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para santri sehingga mereka dapat lebih fokus dalam belajar dan menghafal Al-Qur’an. Dukungan ini juga menjadi wujud kepedulian insan PLN terhadap tumbuhnya generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di masa mendatang,” tutur Firman dikutip bekasiguide.com, Kamis 30 Juli 2026.

Exit mobile version