Peristiwa

KAI Siapkan Pembangunan Tugu Peringatan di Lokasi Kecelakaan KRL Bekasi Timur

PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana membangun tugu peringatan di lokasi kecelakaan KRL Stasiun Bekasi Timur sebagai bentuk penghormatan kepada para korban.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan konsep pembangunan tugu tersebut dan berharap mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kami berencana membuat tugu di lokasi ini. Mohon dukungannya,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Selasa 5 Mei 2026.

Menurutnya, tugu tersebut nantinya akan menjadi simbol penghormatan bagi para korban yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Selain itu, keberadaan tugu juga diharapkan menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya keselamatan di perlintasan kereta api.

KAI juga memastikan tetap memberikan pendampingan penuh kepada para korban dan keluarga, baik bagi yang meninggal dunia maupun yang masih menjalani perawatan.

Di sisi lain, KAI terus mendorong peningkatan aspek keselamatan, termasuk percepatan penutupan perlintasan sebidang yang tidak memenuhi standar, guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

 

Peristiwa

“Begitu menerima laporan, seluruh unsur terkait langsung bergerak melakukan pengamanan lokasi dan penanganan. Berkat koordinasi yang baik, jalur yang sempat terhalang berhasil kembali dilalui kereta api pada pukul 12.18 WIB, atau sekitar 63 menit sejak kejadian dilaporkan. Kami terus berupaya meminimalkan dampak terhadap perjalanan kereta api dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan,” ujar Franoto dikutip Bekasiguide.com, Kamis 6 Agustus 2026. 

Exit mobile version