Peristiwa

Aksi Bekasi Bersama Palestina, Warga Suarakan Dukungan dan Galang Donasi

Ratusan warga mengikuti Aksi Bekasi Bersama Palestina yang digelar di Taman Plaza Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina yang tengah menghadapi konflik berkepanjangan.

Aksi ini diinisiasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi bersama berbagai organisasi masyarakat Islam, unsur pemerintah daerah, serta didukung ormas kebangsaan. Kegiatan diisi dengan orasi, doa bersama, serta penggalangan donasi dari masyarakat.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Wakil Ketua Panitia Aksi Bela Palestina, Ismail Ibrahim menyampaikan, aksi ini merupakan bentuk kepedulian nyata warga Bekasi terhadap kondisi kemanusiaan di Palestina.

“Kami melihat situasi yang terjadi di Palestina sudah berlangsung lama dan sangat memprihatinkan. Oleh karena itu, yang bisa kita lakukan saat ini adalah hadir dan memberikan dukungan terbaik,” kata Ismail dikutip Bekasiguide.com, Minggu 3 Mei 2026.

Selain menyuarakan dukungan moral, masyarakat juga diajak berkontribusi melalui bantuan finansial.

“Selain orasi, kami juga menggalang donasi sebagai bentuk dukungan nyata. Sumbangan berasal dari jemaah dan warga Bekasi serta sekitarnya, baik melalui tunai maupun transfer. Kami pastikan 100 persen donasi akan disalurkan untuk Palestina,” ujar Ismail.

Hingga saat ini, jumlah donasi masih dalam proses penghitungan. Namun, panitia memperkirakan nilai bantuan yang terkumpul dapat mencapai sekitar Rp1 miliar, sebagaimana aksi-aksi sebelumnya.

“Untuk saat ini masih dalam proses penghitungan, namun biasanya bisa mencapai sekitar Rp1 miliar,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, panitia juga mendorong pemerintah Indonesia untuk terus berperan aktif di tingkat internasional dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina, serta memperkuat solidaritas kemanusiaan di tengah masyarakat.

 

 

 

 

 

Peristiwa

“Tentunya kami sangat prihatin dan turut berdukacita kepada keluarga korban. Ada dua orang yang meninggal dunia. Namun alhamdulillah, sore ini kami sudah mengamankan empat orang yang diduga sebagai pelaku. Untuk motifnya masih kami pelajari,” kata Kusumo kepada wartawan, Sabtu 20 Juni 2026. 

Peristiwa

“MKJ diketahui oleh ibunya sedang membuka lemari dan diduga mengambil BPKB sepeda motor yang ada di dalamnya. Setelah itu, tanpa alasan yang jelas, pelaku menyampaikan kepada orang tuanya bahwa ia akan pergi sambil membawa dua anaknya menggunakan sepeda motor tersebut,” ungkapnya. 

Exit mobile version