Peristiwa

10 Korban Kecelakaan KRL Masih Dirawat di RSUD Kota Bekasi

Sejumlah pasien korban kecelakaan KRL masih menjalani perawatan di RSUD Kota Bekasi.

Sebanyak 10 korban kecelakaan KRL di Bekasi Timur masih menjalani perawatan di RSUD Kota Bekasi. Dari jumlah tersebut, satu pasien dilaporkan dalam kondisi cukup berat dan saat ini dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU).

Wakil Direktur Utama Pelayanan Medik RSUD Kota Bekasi, Sudirman, menjelaskan bahwa pasien yang dirawat di ICU merupakan seorang perempuan yang telah menjalani operasi akibat patah tulang iga.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Untuk yang di ICU, kondisinya masih agak berat. Pasien sudah menjalani operasi pada hari Sabtu,” ujar Sudirman dikutip Bekasiguide.com, Senin 4 Mei 2026.

Sementara itu, sembilan pasien lainnya dirawat di ruang perawatan biasa dengan kondisi yang relatif stabil. Sudirman menyebutkan bahwa mayoritas pasien menunjukkan perkembangan positif.

“Rata-rata kondisi pasien mulai membaik,” katanya.

Ia menambahkan, para pasien yang masih dirawat sebelumnya berada dalam kondisi sedang hingga berat. Beberapa di antaranya merupakan pasien pascaoperasi, sementara lainnya masih dalam tahap observasi, seperti kasus trauma kepala dan patah tulang.

Terkait kemungkinan kepulangan pasien, pihak rumah sakit menyebutkan bahwa beberapa pasien berpeluang dipulangkan dalam waktu dekat, tergantung hasil pemeriksaan dokter penanggung jawab pasien (DPJP).

“Keputusan pulang atau tidaknya pasien menunggu visit dokter, biasanya antara pukul 09.00 hingga 12.00 WIB,” jelasnya.

Peristiwa

“Begitu menerima laporan, seluruh unsur terkait langsung bergerak melakukan pengamanan lokasi dan penanganan. Berkat koordinasi yang baik, jalur yang sempat terhalang berhasil kembali dilalui kereta api pada pukul 12.18 WIB, atau sekitar 63 menit sejak kejadian dilaporkan. Kami terus berupaya meminimalkan dampak terhadap perjalanan kereta api dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan,” ujar Franoto dikutip Bekasiguide.com, Kamis 6 Agustus 2026. 

Exit mobile version