Peristiwa

BPBD Kota Bekasi Evakuasi Pohon Tumbang di Rawalumbu Usai Hujan Deras

BPBD Kota Bekasi mengevakuasi pohon tumbang di Jalan Batu Giok VII No. 205 RT 06 RW 37, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu 12 April 2026.

Peristiwa tersebut terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang yang menyebabkan batang pohon patah dan tumbang. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur dalam kejadian ini.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Laporan diterima petugas pada pukul 16.30 WIB. Tim BPBD tiba di lokasi sekitar pukul 17.15 WIB dan langsung melakukan penanganan. Proses evakuasi selesai pada pukul 18.00 WIB.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham mengatakan, tim bergerak cepat setelah menerima laporan.

“Petugas piket segera melakukan asesmen di lokasi dan mengevakuasi pohon tumbang menggunakan peralatan yang tersedia, agar tidak mengganggu aktivitas warga,” ujar Idham dikutip Bekasiguide.com, Senin 13 April 2026.

Dalam proses evakuasi, petugas menggunakan sejumlah peralatan seperti chainsaw, tali karmantel, helm pengaman, serta kendaraan operasional untuk mempercepat penanganan di lapangan.

BPBD Kota Bekasi mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan kejadian serupa, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.

Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Exit mobile version