Peristiwa

Tenggelam di Kali Bekasi, Pria 25 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa

Korban tenggelam di Kali Bekasi akhirnya berhasil ditemukan oleh personel rescue Basarnas bersama unsur SAR gabungan, Senin, 2 Februari 2026, sekitar pukul 16.20 WIB.

Korban berinisial G (25) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, terapung di bantaran Kali Bekasi, dengan jarak kurang lebih 2,1 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Koordinator Unit Siaga SAR Bekasi, Erdi Jatmiko, mengatakan setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

“Korban ditemukan pada petang ini dan langsung kami evakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga,” tegas Erdi dikutip Bekasiguide.com, Selasa 3 Februari 2026.

Sebelumnya, upaya pencarian dilakukan sejak pagi dengan menyisir aliran Kali Bekasi menggunakan perahu karet hingga radius 4 kilometer dari lokasi kejadian. Selain itu, pencarian secara visual melalui jalur darat juga dilakukan di sepanjang bantaran sungai.

Puluhan personel SAR gabungan dikerahkan dalam operasi ini yang melibatkan Unit Siaga SAR Bekasi, kepolisian, BPBD Kabupaten Bekasi, aparat Desa Sukamekar, TNI–Polri, sejumlah komunitas relawan, pihak swasta, serta masyarakat sekitar.

Diketahui sebelumnya, korban diduga terjatuh dari perahu saat berada di Kali Bekasi, Minggu, 1 Februari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, tepatnya di wilayah Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Peristiwa

“Wilayah Cikarang Utara menjadi lokasi yang paling banyak kami temukan terkait peredaran obat keras daftar G ilegal selama periode pengungkapan ini. Karena itu, kawasan tersebut menjadi perhatian khusus kami untuk meningkatkan pengawasan, penyelidikan, dan penindakan guna menekan peredaran obat-obatan ilegal yang berpotensi merusak masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Hannry dikutip Bekasiguide.com, Kamis 25 Juni 2026.

Peristiwa

“Sebenarnya kita berangkat dari ekonomi nasional yang sedang tidak baik-baik saja. Pertama, harga BBM melambung tinggi, kemudian bahan pokok otomatis ikut melambung tinggi, sehingga barang-barang lainnya juga ikut naik. Artinya ekonomi nasional sedang tidak baik-baik saja,” kata Sepriandi dikutip Bekasiguide.com, Selasa 23 Juni 2026. 

Peristiwa

“Dari hasil pengembangan beberapa kejadian, pertama kami mengamankan tersangka berinisial IR di sebuah apartemen di wilayah Bekasi. Dari tangan tersangka, kami menyita narkotika jenis sabu seberat 5,25 gram. Kemudian dari hasil pengembangan terhadap tersangka IR, kami kembali mengamankan tersangka berinisial VST di wilayah Bogor Selatan. Dari tersangka VST, kami menyita barang bukti sabu dengan berat sekitar 2,65 kilogram,” ujar Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Selasa 23 Juni 2026.

Peristiwa

“Tentunya kami sangat prihatin dan turut berdukacita kepada keluarga korban. Ada dua orang yang meninggal dunia. Namun alhamdulillah, sore ini kami sudah mengamankan empat orang yang diduga sebagai pelaku. Untuk motifnya masih kami pelajari,” kata Kusumo kepada wartawan, Sabtu 20 Juni 2026. 

Exit mobile version