Berita

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Tim PDKB PLN Bekasi Tingkatkan Keandalan Jaringan dengan Pemeliharaan Tanpa Padam

Dalam upaya menjaga keandalan jaringan listrik di tengah musim hujan dan cuaca ekstrem, Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bekasi melakukan langkah-langkah preventif melalui kegiatan pemeliharaan jaringan listrik pada Rabu (14/01).

Manager PLN UP3 Bekasi, Firman Sadikin menyampaikan bahwa Tim PDKB merupakan pasukan khusus PLN yang memiliki keahlian tinggi untuk melaksanakan pekerjaan di jaringan listrik dengan risiko tinggi.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Dengan metode Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), pemeliharaan jaringan listrik dilakukan tanpa pemadaman, sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu meskipun perbaikan atau pemeliharaan jaringan sedang berlangsung.

“Kegiatan pemeliharaan menggunakan metode PDKB ini sudah rutin dilaksanakan di Bekasi, yang bertujuan agar saat proses pemeliharaan jaringan listrik tidak perlu padam, sehingga masyarakat tetap dapat terus menikmati aliran listrik dari PLN,” jelas Firman dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 15 Januari 2026.

Dalam beberapa pekan terakhir, Tim PDKB PLN Bekasi telah berhasil melakukan berbagai kegiatan pemeliharaan rutin pada jaringan listrik untuk mencegah potensi gangguan akibat cuaca ekstrem. Tidak hanya itu, Tim PDKB juga telah memasang penangkal petir (arrester) sebanyak 23 titik di berbagai lokasi di Bekasi yang dianggap rawan. Pemasangan arrester ini merupakan langkah strategis untuk melindungi jaringan listrik dari kerusakan akibat sambaran petir yang sering terjadi selama musim hujan.

Selain pemeliharaan dan pemasangan arrester, Tim PDKB juga terus melakukan inspeksi rutin terhadap jaringan listrik untuk mengidentifikasi potensi gangguan sebelum menjadi masalah yang lebih besar. Dengan langkah ini, PLN Bekasi dapat meminimalisir risiko gangguan yang diakibatkan oleh faktor cuaca seperti angin kencang, banjir, atau petir.

Di tempat terpisah, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo menjelaskan bahwa Tim PDKB merupakan petugas terlatih dan tersertifikasi untuk melakukan pemeliharaan, perbaikan, penggantian isolator/konduktor, maupun komponen lainnya pada jaringan listrik.

“Musim hujan adalah tantangan yang membutuhkan kesiapan maksimal. Dengan keahlian Tim PDKB dan kerja sama masyarakat, kami optimistis dapat menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus memastikan keselamatan ketenagalistrikan. Pasukan Tim PDKB merupakan salah satu garda terdepan PLN dalam menjawab tantangan pemenuhan kebutuhan listrik berkualitas dan berkelanjutan. Berkat kerja keras PDKB, selama ini banyak masyarakat yang tetap dapat menikmati listrik meski sedan gada kegiatan pemeliharaan,” pungkas Sugeng.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keselamatan ketenagalistrikan. Masyarakat diharapkan segera melaporkan potensi bahaya seperti pohon yang menyentuh kabel listrik atau tiang listrik yang miring melalui aplikasi PLN Mobile atau Call Center PLN 123. Kolaborasi antara PLN dan masyarakat sangat penting untuk memastikan jaringan listrik tetap aman dan andal.

Berita

“Di bulan Ramadan, kami memastikan seluruh petugas dalam kondisi fit, siap kerja, dan menggunakan Alat Pelindung Diri sesuai standar. Keselamatan petugas adalah prioritas utama agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal dan ibadah dapat berjalan lancar tanpa gangguan,” ujarnya dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Sabtu 28 Februari 2026.

Berita

“Kami berharap, pada Acara Hari Disabilitas Internasional (HDI) 3 Desember 2026, Menteri Tenaga Kerja memasang stiker “Lingkungan Kerja Ramah Disabilitas” di lokasi industri yang telah melaksanakannya berdasarkan penilaian Tim yang melibatkan Organisasi Penyandang Disabilitas (OPD), “paparnya.

Berita

“Melalui kegiatan LUTD yang dilakukan oleh ULP Babelan ini menunjukkan kita masih memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar, terutama dengan masyarakat prasejahtera sehingga diharapkan dapat menghadirkan semangat dan kehidupan baru bagi penerima manfaat. Semoga program seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi lebih banyak masyarakat” tutur Firman dikutip bekasiguide.com, Jumat 27 Februari 2026.

Exit mobile version