Peristiwa

Warung Kelontong di Cikarang Timur Terbakar, Satu Orang Tewas

Kebakaran melanda sebuah warung kelontong di wilayah Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Selasa 30 Desember 2025.

Kapolsek Cikarang Timur, AKP Sugiharto, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 11.00 WIB dari Bhabinkamtibmas setempat. Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Sekitar pukul 11 kami mendapat laporan dari Babin bahwa ada warga yang menjadi korban kebakaran. Dugaan sementara api berasal dari colokan listrik yang terlalu banyak sehingga menimbulkan percikan api dan menyambar bahan bakar minyak atau bensin yang saat itu sedang dituang,” ujar Sugiharto dikutip Bekasiguide.com, Rabu 31 Desember 2025.

Dalam peristiwa tersebut, satu korban meninggal dunia atas nama Khomariah (50). Korban ditemukan di pojok kamar mandi diduga berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api, namun terjebak karena akses keluar tertutup.

“Korban meninggal dunia berada di pojokan kamar mandi untuk menghindari api, namun tidak bisa menyelamatkan diri karena semuanya tertutup,” jelasnya.

Selain korban meninggal, satu korban lainnya mengalami luka bakar hingga sekitar 90 persen. Kedua korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Sentra Medika untuk mendapatkan penanganan medis.

Petugas kepolisian bersama tim terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran, serta melakukan pendataan kerugian akibat peristiwa tersebut.

Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Exit mobile version