Berita

Musim Hujan Tiba, PLN Ajak Warga Jabar Jaga Kenyamanan dan Keamanan Listrik di Rumah

Memasuki musim hujan dengan intensitas yang semakin meningkat, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi gangguan listrik akibat cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, hingga banjir. Upaya ini dilakukan untuk memastikan pelanggan tetap aman dan nyaman dalam menggunakan listrik.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa keselamatan pelanggan merupakan prioritas utama PLN. Ia menjelaskan bahwa kondisi lembap dan genangan air saat musim hujan dapat meningkatkan risiko konsleting, kebocoran arus, hingga kerusakan peralatan listrik jika instalasi tidak dipastikan dalam kondisi baik.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Musim hujan membawa tantangan tersendiri. Kami mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat untuk memastikan instalasi listrik di rumah aman, kering, dan tidak berada dekat sumber air. Kesadaran sederhana seperti ini sangat penting untuk mencegah potensi bahaya,” ujar Sugeng dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Rabu 03 Desember 2025.

Sebagai langkah pencegahan, PLN UID Jawa Barat menyampaikan beberapa tips keamanan listrik yang dapat diterapkan masyarakat di rumah:

1. Periksa instalasi listrik secara berkala : Pastikan kabel, stop kontak, dan sambungan listrik tidak rusak, longgar, atau terkelupas.

2. ⁠Jauhkan peralatan listrik dari area lembap atau rawan banjir: Hindari menempatkan terminal listrik dan kabel dekat jendela, lantai basah, atau titik rembesan air.

3. ⁠Putuskan aliran listrik dari MCB saat terjadi banjir : Jangan menyentuh peralatan listrik dengan tangan basah dan pastikan kondisi aman sebelum menyalakan listrik kembali.

4. ⁠Gunakan peralatan listrik berstandar SNI : Pilih perangkat yang memiliki fitur perlindungan arus lebih (grounding).

5. ⁠Hindari penggunaan terminal listrik bertumpuk : Beban berlebih berpotensi menimbulkan panas dan memicu korsleting.

6. ⁠Laporkan gangguan pada jaringan listrik : Tiang miring, kabel tertimpa pohon, atau percikan listrik dapat dilaporkan melalui PLN Mobile atau Contact Center 123.

Ayu, pelanggan PLN di Bandung, turut merasakan manfaat edukasi ini. Ia mengaku sering khawatir saat hujan deras karena adanya rembesan air di dinding rumah.

“Kadang air masuk ke tembok dan mengenai stop kontak. Setelah mendapat edukasi dari PLN, saya jadi lebih tenang dan mulai rutin mengecek kondisi kabel dan stop kontak di rumah,” ujarnya.

Sugeng menambahkan bahwa seluruh unit PLN di Jawa Barat telah menyiagakan petugas selama 24 jam, terutama di daerah-daerah rawan banjir dan potensi gangguan jaringan.

“PLN berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik. Namun, peran masyarakat juga sangat penting. Dengan meningkatkan kewaspadaan, kenyamanan dan keselamatan penggunaan listrik selama musim hujan dapat terus terjaga,” tutup Sugeng Widodo.

Melalui edukasi dan kesiapsiagaan ini, PLN UID Jawa Barat berharap masyarakat dapat menjalani musim hujan dengan aman, nyaman, dan tetap mendapat layanan listrik tanpa gangguan berarti.

Berita

“Mulai dari pergantian seprai, handuk, hingga penyediaan amenities sudah kami siapkan. Kami siap menerima kedatangan jemaah pertama besok pukul 07.10 WIB, dengan keberangkatan sekitar pukul 14.10 WIB,” ujar Kania dikutip Bekasiguide.com, Senin 20 April 2026.

Berita

“Kami percaya bahwa setiap kebaikan, sekecil apa pun, dapat memberikan dampak besar bagi sesama. Melalui Jumat Berbagi Saling Menguatkan, kami ingin menyapa masyarakat secara langsung dan memberikan dukungan nyata. Semoga aksi ini terus menjadi energi positif bagi kita semua,” ungkap Firman, Jumat 17 April 2026.

Berita

“Kami berupaya menjadikan cahaya listrik tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga membawa semangat baru bagi masyarakat untuk hidup lebih baik. Energi listrik adalah salah satu sumber kehidupan yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dan aktivitas ekonomi keluarga penerima manfaat,” ujar Firman lewat keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Jumat 17 April 2026.

Exit mobile version