Berita

PLN UP3 Bekasi Imbau Cek Meteran dan Estimasi Tagihan Listrik Mudah dan Praktis dengan SWACAM Via Aplikasi PLN Mobile

PT PLN (Persero) terus melakukan transformasi digital demi memberikan pengalaman layanan yang lebih mudah dan nyaman bagi pelanggan. Salah satu inovasi terbaru yang dihadirkan adalah fitur Swacam Catat Meter Mandiri melalui aplikasi PLN Mobile, yang memungkinkan pelanggan mencatat angka kWh listrik secara mandiri dari rumah.

Dengan fitur ini, pelanggan tidak lagi perlu menunggu kedatangan petugas pencatat meter. Cukup memotret angka yang tertera pada kWh meter sesuai jadwal, lalu mengunggahnya langsung ke aplikasi. Proses ini cepat, praktis, dan dapat dilakukan kapan saja selama periode pencatatan berlangsung.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Manager PLN UP3 Bekasi, Firman Sadikin menuturkan bahwa layanan ini merupakan upaya untuk mendorong kemandirian pelanggan sekaligus meningkatkan akurasi dan efisiensi proses pencatatan.

“Kami menghadirkan Catat Meter Mandiri sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat yang ingin layanan yang lebih transparan dan fleksibel. Pelanggan bisa lebih aktif memonitor konsumsi listriknya sendiri, dan potensi kesalahan pencatatan bisa diminimalisir,” tutur Firman dalan keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Kamis 27 November 2025.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya PLN dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital di sektor pelayanan publik, sekaligus memperkuat hubungan antara PLN dan pelanggan melalui layanan yang lebih responsif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Melalui fitur Catat Meter Mandiri di PLN Mobile, pelanggan pascabayar dapat mencatat meter secara mandiri dan mengetahui perkiraan pemakaian listrik bulanan sebelum tagihan resmi diterbitkan.

Proses Catat Meter Mandiri dapat dilakukan setiap tanggal 23–27 setiap bulan dengan langkah-langkah berikut:

1. Pilih menu Catat Meter.

2. Klik Mulai Swacam.

3. Pastikan angka stand meter berada dalam kotak kuning, kemudian foto angka stand meter.

4. Pilih ID pelanggan.

5. Setelah selesai, estimasi tagihan listrik akan muncul.

Tagihan resmi akan keluar pada awal bulan berikutnya, dan pembayaran dapat dilakukan langsung melalui aplikasi PLN Mobile.

Jika pelanggan tidak sempat melakukan pencatatan mandiri, petugas PLN tetap akan melakukan pencatatan seperti biasa. Namun, pelanggan yang aktif menggunakan fitur ini bisa memantau tagihan secara lebih real-time dan akurat.

Sementara itu ditempat terpisah, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo menegaskan bahwa aplikasi PLN Mobile tidak hanya akan memudahkan pelanggan dalam memantau penggunaan energi listriknya, tetapi juga memberikan kemudahan akses kepada berbagai layanan kelistrikan lainnya.

“Transformasi digital adalah langkah nyata PLN untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan. PLN Mobile bukan hanya aplikasi, tapi solusi lengkap yang hadir dalam genggaman,” tegas Sugeng.

PLN mengajak semua pelanggan khususnya pascabayar untuk mencoba fitur ini dan merasakan manfaatnya. Pelanggan dapat mengunduh aplikasi PLN Mobile melalui Google Play Store atau Apple App Store, atau menghubungi layanan pelanggan PLN di 123 untuk mendapatkan informasi tambahan.

Berita

“Di bulan Ramadan, kami memastikan seluruh petugas dalam kondisi fit, siap kerja, dan menggunakan Alat Pelindung Diri sesuai standar. Keselamatan petugas adalah prioritas utama agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal dan ibadah dapat berjalan lancar tanpa gangguan,” ujarnya dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Sabtu 28 Februari 2026.

Berita

“Kami berharap, pada Acara Hari Disabilitas Internasional (HDI) 3 Desember 2026, Menteri Tenaga Kerja memasang stiker “Lingkungan Kerja Ramah Disabilitas” di lokasi industri yang telah melaksanakannya berdasarkan penilaian Tim yang melibatkan Organisasi Penyandang Disabilitas (OPD), “paparnya.

Berita

“Melalui kegiatan LUTD yang dilakukan oleh ULP Babelan ini menunjukkan kita masih memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar, terutama dengan masyarakat prasejahtera sehingga diharapkan dapat menghadirkan semangat dan kehidupan baru bagi penerima manfaat. Semoga program seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi lebih banyak masyarakat” tutur Firman dikutip bekasiguide.com, Jumat 27 Februari 2026.

Exit mobile version