Peristiwa

Dua Bocah Dilaporkan Hilang Terseret Arus Kali Cikeas

Dua anak dilaporkan hilang diduga hanyut aaat bermain di bantaran Kali Cikeas, Perumahan Nusapala, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Jumat 7 November 2025 pukul 14.00 WIB.

Koordinator Unit Siaga SAR Bekasi, Erdi Jatmiko mengatakan peristiwa tersebut bermula ketika lima orang anak sedang bermain di kali tersebut hingga akhirnya salah satu diantara mereka berpura-pura tenggelam. Dua dari lima orang anak tersebut yang bernama Ramdan (13) dan Andra (9) dengan sigap menolong rekannya tersebut namun naas kedua korban akhirnya terseret arus kali tersebut.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kami kerahkan personil rescue lengkap dengan peralatan SAR air kemudian berkoordinasi dengan unsur yang ada di lapangan untuk melakukan pencarian terhadap korban.” tegas Erdi.

Dirinya juga menegaskan bahwa upaya pencarian dilakukan dengan pengamatan secara visual pada malam ini di sekitar lokasi kejadian.

“Personil rescue Kantor SAR Jakarta melalui Unit Siaga SAR Bekasi telah menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pencarian terhadap korban,” jelasnya.

 

 

 

 

 

 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Exit mobile version