Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

KRL Alami Gangguan, Penumpang Menumpuk di Stasiun Bekasi

×

KRL Alami Gangguan, Penumpang Menumpuk di Stasiun Bekasi

Sebarkan artikel ini

Penumpang Commuter Line jurusan Kampung Bandan via Manggarai menumpuk di Stasiun Bekasi imbas kereta mengalami gangguan operasional prasarana perkeretaapian pada Jumat 7 November 2025.

Public Relations Manager KAI Commuter Line, Leza Arlan mengatakan gangguan ini mulai terjadi mulai pukul 07.03 WIB, yang menyebabkan perjalanan Commuter Line yang keluar masuk Stasiun Bekasi dilayani secara bergantian.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Hingga pukul 08.10 WIB, selama perbaikan, pelayanan perjalanan Commuter Line yang masuk dan keluar Stasiun Bekasi dilayani secara manual,” jelas Leza.

Untuk menekan keterlambatan, KAI Commuter juga melakukan rekayasa pola perjalanan dengan mengembalikan beberapa perjalanan Commuter Line tujuan Bekasi di Stasiun Cakung untuk kembali menuju Stasiun Kampungbandan atau Stasiun Manggarai, antara lain:

1. KA 5030C perjalanan hanya sampai Cakung, untuk kembali menjadi KA 5057B tujuan Angke via Manggarai

2. KA 5036C perjalanan hanya sampai Cakung, untuk kembali menjadi KA 5059B tujuan Angke via Manggarai

3. KA 5512 perjalanan hanya sampai Cakung, untuk kembali menjadi KA 6015 tujuan Kampungbandan via Pasar Senen

4. KA 6008B perjalanan hanya sampai Cakung, untuk kembali menjadi KA 5067B tujuan Kampungbandan via Manggarai

Leza menambahkan, saat ini petugas terkait dari Daop 1 dan KAI Commuter terus berupaya melakukan normalisasi prasarana wesel tersebut. Untuk itu KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line di Stasiun Bekasi dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna Commuter Line, untuk mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan dari petugas,” tutup Leza.

 

 

 

 

 

 

Example 120x600
Peristiwa

“Setelah mendapat info dari masyarakat bahwa di desa simpangan dicurigai adanya transaksi menggunakan uang palsu dan pelaku mengedarkan uang palsu dengan modus belanja bensin dengan uang palsu, tim penyidik langsung bergerak ke lokasi,” kata Mustofa dikutip Bekasiguide.com, Jumat 5 Desember 2025 

Peristiwa

“Istri korban yang sedang bekerja di Taiwan menelpon tetangganya, disuruh untuk mengecek, namun dikarenakan tetangganya ini sedang bekerja, jadi dia menyuruh orangtuanya mengecek ke rumah kontrakan korban. Saat diintip lewat jendela, korban sudah dalam keadaan tergantung,” kata Widi dikutip Bekasiguide.com, Jumat 5 Desember 2025.

Peristiwa

“Pelapor di tawari pekerjaan oleh pelaku dan pelak bilang bahwa ada lowongan kerja dan meminta korban untuk transfer uang untuk membayar biaya administrasi sebesar Rp. 5 juta, setelah itu terlapor menyuruh saya untuk pulang sambil bilang nanti dihubungi secepatnya, namun sampai saat ini pelaku tidak dapat dihubungi dan korban tidak masuk kerja,” kata Elia dikutip Bekasiguide.com, Kamis 4 Desember 2025.