Peristiwa

Keciduk Bawa Sajam Sambil Tawuran, Tiga Pemuda di Tambun Diamankan Polisi

Tiga orang pemuda yang berinisial RA (22), TF (19), dan DJ (18) diringkus polisi lantaran keciduk diduga hendak melakukan aksi tawuran di Jalan Raya Kali CBL Kampung Pulo Puter, Desa Sriamahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi pada pada Minggu 2 November 2025 pukul 03.15 WIB.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Mustofa mengatakan mereka diringkus oleh tim Patroli dari Polda Metro Jaya yang tengah melakukan operasi gabungan. Saat tim tiba di lokasi, tim melihat ada segerombolan remaja yang tengah konvoi.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Jadi memang sengaja mereka mencari musuh untuk diajak tawuran. Namun berkat teman-teman dari Polsek Tambun, memang malam itu ada informasi orang yang mau tawuran. Namun berhasil dicegah oleh teman-teman dari anggota Polsek Tambun yang mencoba mengantisipasi beberapa peristiwa yang ada,” kata Mustofa.

Mustofa menjelaskan, tim pun langsung tancap gas untuk mengejar kelompok remaja tersebut dan tidak berselang lama mereka semua berhasil diamankan.

“Jadi tersangka tiga orang RA umur 22 tahun. Kemudian TF umur 19 tahun dan pelaku atas nama DJ alias D umur 18 tahun. Ini pekerjaan masih pelajar, masih sekolah kelas 12,” ungkapnya.

Polisi pun mengamankan sejumlah barang bukti daripada terduga pelaku, yaitu satu bilah pedang panjang dengan pegangan dililit tali warna kuning, satu bilah celurit, satu bilah corbek, sepeda motor dan handphone.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku dikenakan masing-masing pasal yang disangkakan adalah Pasal 2 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun ’51 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Peristiwa

“Karena butuh air yang mendesak untuk operasional kantor, rumah atau perusahaan dan karena tidak ada pilihan lain, calon konsumen ini terpaksa mau membayar biaya yang telah ditetapkan oleh Bagian Pemasaran Tirta Bhagasasi Bekasi,” ujar Semeru selaku Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 30 Juli 2026.

Peristiwa

“Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional. Saat ini penyidik masih mengumpulkan alat bukti serta mendalami rekaman CCTV dan keterangan para saksi untuk mengidentifikasi pelaku. Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian,” ujar AKP Aliyani dikutip Bekaaiguide.com, Rabu 29 Juli 2026.

Exit mobile version