Metropolitan

Sekda Kota Bekasi Lantik Pejabat Baru, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah

Untuk menjawab kebutuhan mendesak organisasi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaedi, melakukan mutasi jabatan strategis di lingkungan Pemkot Bekasi. Mutasi ini berlangsung pada Jumat (11/7/2025) di ruang rapat Sekda.

Mutasi kali ini hanya menyasar satu posisi penting yang sempat kosong, yakni Kepala Bidang di Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Bekasi. Jabatan tersebut kini resmi diemban oleh Rismannafar Tri Darajat, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA).

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Rotasi atau mutasi adalah hal biasa dalam birokrasi. Tapi posisi ini cukup mendesak, maka kami segera menempatkan Pak Risman,” kata Sekda Junaedi dikutip bekasiguide.com pada Minggu, 13 Juli 2025.

Ia juga mengingatkan pentingnya integritas dalam memegang jabatan publik.

“Jabatan itu amanah. Gunakan kewenangan dengan bijak untuk melayani masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

“Mutasi ini diharapkan memperkuat kinerja organisasi dan menjamin pelayanan publik berjalan maksimal, terutama di sektor ketahanan pangan dan pertanian yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tandas Sekda Junaedi. (Adv)

Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.

Exit mobile version