Berita

Dedi Mulyadi: Bekasi Kurang Estetik, Banyak Warga Depresi dan Berlibur ke Luar Daerah

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bersama Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti penataan wilayah di Kabupaten Bekasi yang saat ini kurang tertata rapih dan tidak estetik.

Dalam kunjungannya ke Tambun Utara Kabupaten pada Kamis, 22 Mei 2025, Ia berpesan kepada Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, untuk memperbanyak penyediaan mesin pemotong rumput di setiap desa untuk meningkatkan estetika wilayah.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Dedi Mulyadi: Penataan Wilayah yang Tidak Estetik Membuat Warga Depresi

Dedi menilai bahwa warga Bekasi sangat ingin memiliki pemukiman yang indah, asri, dan sejuk. Namun, penataan wilayah yang tidak estetik membuat warga Bekasi lebih memilih untuk berlibur ke luar daerah.

“Orang Bekasi perlu hiburan, karena setiap Jumat, 1 orang Bekasi ke Lembang, ke Puncak, Pangandaran penuh di mana-mana,” ucapnya.

Dedi Mulyadi Minta Bupati Bekasi Bekerja Cepat

Dedi meminta Bupati Bekasi untuk bekerja cepat mempercantik wilayahnya dengan memotong rumput yang meninggi di sepanjang jalan, membersihkan area sawah, dan memasang lampu-lampu yang tertata.

Ia berharap bahwa dengan penataan wilayah yang baik, Bekasi dapat menjadi daerah yang lebih estetik dan menarik.

Berita

“Di bulan Ramadan, kami memastikan seluruh petugas dalam kondisi fit, siap kerja, dan menggunakan Alat Pelindung Diri sesuai standar. Keselamatan petugas adalah prioritas utama agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal dan ibadah dapat berjalan lancar tanpa gangguan,” ujarnya dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Sabtu 28 Februari 2026.

Berita

“Kami berharap, pada Acara Hari Disabilitas Internasional (HDI) 3 Desember 2026, Menteri Tenaga Kerja memasang stiker “Lingkungan Kerja Ramah Disabilitas” di lokasi industri yang telah melaksanakannya berdasarkan penilaian Tim yang melibatkan Organisasi Penyandang Disabilitas (OPD), “paparnya.

Exit mobile version